Kota Bandung, REVOLUSI.co.id – Disaat bencana Banjir Sumatra dan Aceh memprokporandakan daerahnya, dan rakyat sedang dalam penderitaan serta membutuhkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang, pejabat negara hanya bisa omon – OMON dan seakan tidak punya hati nurani.
Banjir bandang yang menimpa Provinsi Aceh dan Sumatra, seakan hanya menjadi perbincangan semata dalam ruang ber AC dan kursi empuk. Padahal anggota parlemen RI berjumlah 733 anggota, yang terdiri dari anggota DPR RI 580 anggota dan DPD RI 152 anggota.
Namun aneh nya mereka terlihat tidak bisa berdonasi seperti Gubernur Jawabarat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM yang berani mengeluarkan uang dari saku sendiri sebesar Rp. 1 miliyar bagi korban bencana Aceh dan Sumatra.
Seandainya anggota parlemen kita peduli bencana di Aceh dan Sumatra, serta mereka (anggota parlemen) menyumbangkan 1 miliyar satu anggota, maka bencana yang menimpa Provinsi Aceh dan Sumatra tidak akan ada yang kelaparan.
Bila dilihat dari beberapa perbincangan para pejabat mereka hanya mengandalkan bantuan yang bersumber dari APBN, seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPR RI yang mengatakan kami udah bantu triliyunan rupian. Ungkapan triliyunan rupiah itu bukan dari kantong pribadi melainkan dari APBD.
Hal yang menunjukan kebodohan diri nya sendiri, rakyat bisa membantu korban Aceh dan Sumatra hingga puluhan miliyar, tapi wakil nya sendiri yaitu wakil rakyat hanya bisa omon – OMON dan tidak berani mengeluarkan uang sendiri.
Inilah yang seharusnya menjadi catatan Rakyat Indonesia, yang dimana wakil – wakil rakyat yang mewakili kita semua, ternyata hanya bisa mengandalkan APBN dikala rakyat nya lagi susah dan mengalami bencana.
Perlu kita evaluasi kembali, jangan lagi terjadi rakyatnya sengsara dan menderita, sedangkan yang mewakili kita aman dan sejahtera tanpa peduli kepada raja nya yang sudah memberikan kepercayaan untuk mewakili rakyat.
( Catatan Radaksi )



























