Analis Kepolisian Nilai Kinerja KAPOLRI Hanya Layak Skor 4 dari 10,  Terburuk Pasca-Reformasi

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, REVOLUSI.co.id – Analis kepolisian Bambang Rukminto memberikan penilaian terhadap kinerja Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama empat tahun menjabat sebagai Kapolri. Sejak dilantik pada 27 Januari 2021, Bambang menilai kepemimpinan Jenderal Listyo hanya layak mendapatkan skor empat dari sepuluh.

“Skor empat dari sepuluh layak untuk kepemimpinan Listyo Sigit,” ujar Bambang melalui layanan pesan, Senin (10/2). Bahkan, Bambang menganggap Jenderal Listyo sebagai Kapolri terburuk pascareformasi atau setelah pemecahan dwifungsi ABRI.

Bambang, yang merupakan pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), menilai bahwa upaya memperpanjang jabatan Jenderal Listyo sebagai Kapolri hanya akan menambah beban bagi organisasi kepolisian. Dia menyarankan Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera menggunakan hak prerogatifnya guna menyelamatkan Polri.

“Makanya, Presiden Prabowo seharusnya segera menggunakan hak prerogatifnya untuk menyelamatkan Polri,” tegas Bambang.

Bambang juga mengingatkan bahwa Jenderal Listyo pernah menggunakan analogi pembusukan ikan yang berasal dari kepala. Menurutnya, Presiden Prabowo sebagai pemimpin negara harus berani mengambil langkah tegas untuk membuang “kepala ikan” yang sudah membusuk agar tidak merusak keseluruhan sistem.

“Maka, Presiden Prabowo harus segera membuang kepala ikan agar tak membuat busuk semuanya. Selain untuk membuat warna baru dalam penegakan hukum di era kepemimpinannya,” pungkas Bambang.    ( REDAKSI )

Berita Terkait

Ahli Waris Laporkan Ketua PN Sumedang Ke KPK, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
“Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Oknum Satpol PP
Pembajakan Hukum Oleh Bajingan POLRI, Skandal Kriminalisasi Faisal dan Matinya Nurani Polisi
BAP Tipu-tipu Polda Metro Jaya Muncul Kepermukaan Publik, Bukan Rahasia Umum
Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya
Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq
Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru