IKN Bukan Ibu Kota Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekapur Sirih Dari Redaksi REVOLUSI.co.id

Sudah menginjak usia 79 tahun Indonesia merdeka, bahkan tahun demi tahun perubahan Indonesia semakin signifikan, namun dari segi ekonomi angka kemiskinan semakin meningkat.

Terlihat dari tahun Ketahun jumlah penerima sembako semakin meningkat, mulai dari bantuan elnino, bantuan masyarakat miskin extrem, kartu sembako, dan lain sebagainya.

Ternyata di HUT  kemerdekaan Republik Indonesia   ke 79 tahun, walau Ibu Kota Nusantara  (IKN) terlihat megah, namun itu bukan Ibu kota Indonesia, Ibu Kota Indonesia akan tetap  Jakarta, karena IKN adalah ibu kota bagi Nusantara, sedangkan negara Nusantara belum terbentuk.

Merunut pada sejarah terdahulu, semasa Kerajaan Majapahit, Nusantara itu meliputi Indonesia, Malaysia, Brunai Darussalam dan Singapura. Sekarang di Indonesia dibangun ibu kota Nusantara yang terletak di Kalimantan, yang digadang gadang akan menjadi Ibu kota Indonesia.

Namun dari nama IKN sendiri sangat jelas bahwa IKN bukanlah Ibu kota Republik Indonesia, namun IKN adalah Ibu Kota Nusantara, jadi perlu kita cermati dalam hal ini, Ibu kota Republik Indonesia tetap Jakarta dan tidak akan berubah.

Mungkin IKN adalah bentukan Jokowi untuk menjadikan negara Nusantara, agar pemerintahannya langgeng, sampai nanti. Apakah masyarakat Indonesia akan setuju bila Indonesia berubah nama jadi Nusantara, saya rasa tidak lah mungkin, karena Indonesia merupakan satu kesatuan Negara Republik yang telah dikenal semenjak kemerdekaan.

Maka tidak sepantasnya lah bula suatu saat Indonesia akan hilang dengan berpindahnya Ibo Kota Indonesia, menjadi Ibu Kota Nusantara. Karena nanti secara perlahan bila IKN sudah berdiri tegak maka Indonesia tenggelam dan Nusantara akan berkibar. (R***)

Berita Terkait

Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya
Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq
Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah
Ceko Beri Pengakuan atas Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
UNCLOS and the Strait of Hormuz: A Call for Respecting Maritime Law
Tarian Iblis di Balik Jeruji: Ketika Negara Menjebak Nurani Rakyatnya Sendiri
Presiden Prabowo di Gugat Atas Perjanjian Resiprokal Perdagangan Indonesia – AS

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Kamis, 2 April 2026 - 22:29 WIB

Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:00 WIB

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

Berita Terbaru