Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id -Proyek saluran irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Kec Ciparay Kabupaten Bandung, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan dipertanyakan oleh sejumlah warga, karena dinilai pengerjaan tersebut tidak mencerminkan keterbukaan informasi publik, salah satunya tidak ada papan informasi proyek. Pekerjaan irigasi yang merupakan program aspirasi ( Pokir ) dari salah satu anggota DPRD Dapil 6 Komisi C Fraksi Gerindra kab Bandung yaitu Taufiq Rahman Hakim.

Namun Pantauan media REVOLUSI.co.id pada  Senin (16/03/2026) di lokasi proyek, bahwa pengerjaannya sudah berlangsung hampir dua Minggu, dalam situasi tidak terlihatnya  papan informasi proyek sebagai kewajiban untuk memberikan informasi anggaran, volume pekerjaan, dan  CV apa yang mengerjakan, dinilai warga merupakan proyek siluman yang tersembunyi.

Sedangkan berdasarkan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, tentang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor dan nilai kontrak proyek, serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Sementara itu, seorang Ketua RT 03 Abah mengatakan, “Tidak tahu asal usul nya apalagi di pekerjakan warga, kordinasi pemberitahuan juga tidak ada.”Ujar RT Abah.

Sedangkan pelaksana lapangan pekerja proyek tersebut, menurut pekerja adalah  Ilham dan kordinator lapangan Wili, namun kedua orang itu, tidak ada dilokasi proyek, saat dijumpai di lokasi dan seolah – olah alegri terhadap wartawan.

Saat awak media melakukan konfirmasi kepada seorang pekerja logistik yang kepercayaan dari Pelaksana Ilham, mengatakan,” Bahwa saya baru pertama kali di lokasi dan ikut di ajak sama senior kampusnya, proyek ini bukan tidak ada papan informasinya, tapi papan informasi itu sudah di pasang dari awal pas di Poto doang langsung di simpan lagi.” katanya.

Masih menurut pekerja,” Kalau ada apa-apa silahkan saja hubungi langsung ke Babinsa desa Babakan pak Atep kalau kehadiran ormas atau media” Ungkap nya.

Proyek yang dikerjakan secara bayar harian, oleh perusahaan kontraktor CV selaku pihak ke 3,  dan dana dari hasil reses dibiayai melalui aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kab Bandung dapil 6 dari komisi C fraksi Gerindra Taupiq Rahman Hakim. “ dalam pengerjaannya diduga asal -asalan.

Namun setelah ditelisik dan mencari informasi diluar bahwa proyek saluran yang sedang di kerjakan itu terlihat bukan pekerjaan rehabilitasi  tapi pembangunan dari 0 (awal ), sedangkan anggarannya dari pemerintah daerah, yaitu Bidang Dinas PUTR Kab. Bandung. Dan hasil penelusuran awak media anggarannya puncukup fantastis yaitu sekira Rp. 157.589.590.64, sedangkan pihak ke 3 nya  adalah CV. Berdaya Mandiri jaya.

Agar proyek pembangunan irigasi ini terlihat transparan, kira nya mohon kepada dinas terkait untuk segera memberikan pengawasan dan menegur pekerjaan proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi Kp. Cibodo desa Babakan kec Ciparay, serta kepada konsultan pengawas harus segera memberikan pengawasan yang baik agar kualitas dan kuantitas pembangunan sesuai harapan masyarakat, bukan sesuai harapan pihak ke3 selaku pemenang PL.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum dapat dikonfirmasi, dan yang lebih aneh malah diarahkan kepada pihak Babinsa setempat, bahkan pihak warga pun masih menunggu niat baik dari pihak ke 3 untuk segera transparan dalam pembangunannya (GS)

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru