DR. Gamal Buka Aib 2 Mantan Gubernur Jabar, 658 ribu anak di Jawa Barat Gak Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat, REVOLUSI.co.id – Baru – baru ini nama Doktor Gamal menjadi sorotan publik Jawa Barat, karena pernyataannya di salah satu Chanel TV mengatakan bahwa sebanyak 658 ribu anak di Jawa Barat tidak bersekolah, hal ini membuktikan bahwa 2 gubernur terdahulu tidak pernah mementingkan anak- anak Jabar yang tidak bersekolah.

Ini lah bukti bobroknya seorang pemimpin Jawa Barat terdahulu, yaitu Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil yang telah memberikan warisan kepada Kang Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat yang baru menjabat 100 hari.

Ungkapan DR. Gamal yang menyatakan bahwa anak Jawa Barat yang tidak bersekolah mencapai 658 ribu anak, namun tidak diungkapkan data tersebut dari tahun berapa sampai tahun berapa, Dr. Gamal hanya mengatakan bahwa anak di Provinsi Jawa Barat tidak bersekolah sejumlah 658 anak, salah satunya group out, dan tidak sekolah sama sekali.

Hebatnya lagi DR. Gamal, malah menyalahkan Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang hanya baru menjabat beberapa bulan saja, ada apa sebenarnya dengan DR. Gamal yang baru mengungkapkan anak yang tidak sekolah di Jabar sebanyak 658 anak, kenapa baru di buka sekarang, kenapa Pada waktu Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil serta PJ Bey Mahmudin tidak diungkapkan.

Terus selama itu DR. Gamal kemana saja, tidak berkomentar selama Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil menjabat sebagai Gubernur Jabar.

Seperti yang diungkapkan salah satu nitizen yang mengatakan,” Dr. Gamal membuka aib nya sendiri, karena bila data itu benar, itu adalah warisan dari kepemimpinan Ahmad Heryawan yang menjabat 2 periode dan Ridwan Kamil 1 periode. Jadi selama 2 Gubernur itu memimpin Jabar Dr. Gamal kemana aja,” Jelas seorang nitizen. (REDAKSI)

Berita Terkait

Ahli Waris Laporkan Ketua PN Sumedang Ke KPK, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
“Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Oknum Satpol PP
Pembajakan Hukum Oleh Bajingan POLRI, Skandal Kriminalisasi Faisal dan Matinya Nurani Polisi
BAP Tipu-tipu Polda Metro Jaya Muncul Kepermukaan Publik, Bukan Rahasia Umum
Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya
Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq
Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru