‎Heboh Harga BBM Pertalite Lebih Mahal Dari Pertamax, Rakyat Pertanyakan Subsidi

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, REVOLUSI.co.id – Baru – baru ini, nitezen Indonesia dihebohkan dengan harga pertalite yang cukup mahal dibandingkan dengan harga Pertamax, platform media sosial yang Spil video di salah satu SPBU di Jakarta, membandingkan harga Pertalite dan Pertamax.

‎Dalam isi video nya nitizen mengabarkan bahwa harga pertalite Rp. 10,000,-/liter itu karena pemerintah memberikan subsidi yang lebih besar yaitu Rp. 6000. Hal ini menjadi pertanyaan para nitizen, kenapa harga pertalite lebih mahal dari pada Pertamax, karena Pertamax tanpa subsidi harga nya hanya mencapai 12.300,-/liter.

‎Jelas ini sangat membingungkan nitizen yang dimana Pertamax merupakan bahan bakar yang lebih bagus dari pertalite, tapi nyata nya harga Pertamax dibawah harga pertalite, bayangkan saja BBM jenis pertalite bila tidak diberikan subsidi sebesar Rp. 6000/liter, maka harga BBM jenis pertalite akan tembus Rp. 16.000,- / liter.

Nitizen pun mulai bertanya tanya ada apa dengan pemerintah, padahal dari segi PH dan kualitas Pertamax lebih bagus dari pertalite, tapi kenapa lebih mahal pertalite. pertalite murah karena di subsidi pemerintah sebesar Rp. 6000.

‎”Apakah ini, benar – benar disubsidi atau tidak, kalau pemerintah mau memberikan subsidi BBM alangkah baik nya yang di subsidi Pertamax, karena bila Pertamax di berikan subsidi oleh pemerintah maka harga Pertamax akan lebih murah hanya Rp. 6.300,-/liter, jauh dibandingkan pertalite yang diberi subsid,” Jelas nitizen yang ramai membicarakan di flapom medisos.

Kalau BBM yang disubsidi mencapai harga sebesar Rp. 10.000,-/liter, maka Pertamax kalau di subsidi akan mengalami harga Rp. 6.400,-/liter. Dengan demi kian Pertamax bisa disebut harga murah kualitas bagus.

‎Kalau Begini apakah pemerintah yang pintar atau masyarakat yang tidak tahu, sehingga memberikan subsidi BBM ditempat yang salah, lantas berapakah harga asli pertalite sebelum subsidi dan berapa harga Pertamax. Pemerintah harus segera memberikan klarifikasi, terkait pemberian subsidi BBM. ( red )

<span;>‎

Berita Terkait

Ahli Waris Laporkan Ketua PN Sumedang Ke KPK, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
“Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Oknum Satpol PP
Pembajakan Hukum Oleh Bajingan POLRI, Skandal Kriminalisasi Faisal dan Matinya Nurani Polisi
BAP Tipu-tipu Polda Metro Jaya Muncul Kepermukaan Publik, Bukan Rahasia Umum
Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya
Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq
Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Diduga Gelapkan Modal Investasi dari Pensiunan TNI, Oknum Pimpinan LPK di Sidareja Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Berita Terbaru