Komjen (purn ) Susno Duadji: “Polri Mau di Bawah Mentri Peranan Wanita Juga Gak Penting”

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Bandung, REVOLUSI.co.id– Viral di media sosial di dalam sebuah podcast, mantan Kabareskrim Polri Komjen ( Purn ) Susno Duadji yang menanggapi tentang keberadaan Polri bila di bawah Menteri, dan Kapolri Listio Sigit yang menolak Polri untuk di Bawah Menteri dan memilih untuk menjadi petani.

Sedangkan mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji sendiri, justru mendukung pemerintah dan mengatakan ” Mau dibawah Menteri apapun, walaupun di bawah Menteri Peranan Wanita pun gak penting, tapi yang harus di rubah nya itu adalah kinerja dan prilakunya,”.

Dia juga mencontohkan bila kinerja dan prilaku Polri di rubah salah satunya yaitu point ke 1 buarkan dan reformasi di tubuh Polri, yang kedua bentuk tim reformasi Polri, salah satu nya Pak Mahfud, pak Jimly, dan pak Yusril, lalu Kapolri lama dipensiunkan dan mereka bertiga di jadikan Kapolri, kolektif kolegia gaya pimpinan KPK, untuk jangka waktunya sendiri beri waktu satu tahun atau 2 tahun, setelah bagus tarik lagi serahkan kepada Presiden,” terang exs Kabareskrim Polri Susno Duadji.

Selain itu juga dalam podcast nya Susno Duadji juga berpendapat,” kualat merubah undang – undang, bila merubah undang – undang, Presiden tinggal mengeluarkan Perpu dan langsung diundangkan, Presiden di Indonesia ini sangatlah kuat, karena 75% itu adalah Fraksi Merah Putih,” terang nya.

Bahkan mantan Kabareskrim Susno Duadji juga memberikan langkah untuk memperpendek reformasi Polri, salah satunya dengan mengumpulkan mantan Perwira tinggi Polri yang bagus dan kasih tugas oleh presiden, kamu harus tertibkan Polisi 3 bulan, kalau tidak kamu ganti, dan selanjutnya seandainya gagal tim ini, secara konstitusional Presiden gagal.

Saran dan masukan dari mantan Jendral bintang tiga itu, mendapat sambutan baik dari nitizen, dan memberikan dukungan yang sangat luar biasa, karena seandainya Polri masih ingin di bawah Presiden maka harus ada reformasi Polisi terlebih dahulu. (Red )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru