Saber Pungli & Kejati Jabar Harus segera selidiki Anggaran  Pilkada Kab. Bandung  2024

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id– Terkait adanya, uang pengembalian untuk Pilkada 2024 Kabupaten Bandung, salah satu nya anggaran untuk keamanan dan ketertiban umum yang pagu anggaranya di Keluarkan oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kab. Bandung,  seperti pada berita sebelumnya ” diduga ada cash back dalam anggaran pengamanan”,  seharusnya mulai di usut oleh tim saber pungli Jawab Barat dan Kejaksaan tinggi Jawa Barat.

Dugaan adanya uang pengembalian yang masuk keranah oknum Satpol PP ternyata nilainya cukup fantastik. Karena nilai pagu anggaran untuk pengamanan dan ketertiban umum di Pilkada Kab. Bandung mencapai Rp. 8. 220.000. 000,-.

Anggaran Pilkada dengan kode ring 5.1.02.02.01.0031,  salah satunya anggaran untuk Polresta Bandung tahap ke 1 sebesar Rp. 3. 440.000.000,- , anggaran Pilkada untuk Kodim tahap ke 1 sebesar Rp. 1.302.000.000,-, anggaran Pilkada untuk Polres Cimahi tahap ke 1 sebesar Rp. 230.000.000,-,  anggaran Pilkada untuk  Lanud Sulaiman  Tahap ke 1 sebesar Rp.  52. 500.000, anggaran Pilkada Dansub Denpom tahap ke 1 sebesar Rp. 52. 500.000,-, serta anggaran Pilkada PAM untuk Danaub Garnisun sebesar Rp 52. 500.000,-. Anggaran – anggaran itu, adalah untuk PAM, agar dalam pelaksanaan Pilkada Kab. Bandung, aman dan tertib.

Namun dari anggaran itu, diduga penerima anggaran harus mengembalikan anggaran sebesar 10%, yang dimana uang cash back sebesar 10% itu  diambil setelah masuk tranferan oleh salah seorang ASN Dinas di lingkungan Kab. Bandung.

Menurut salah seorang sumber yang  dapat dipercaya, saat dihubungi mengatakan kepada media REVOLUSI.co.id, ” Ini memang benar – benar terjadi,  saya tahu anggaran Untuk pengamanan  Pilkada itu melalui tahan yaitu diberikan 2 tahap, dan saya tahu itu di tranfer melalui rekening masing masing oleh dinas terkait, namun setelah di tranfer, ada seseorang yang meminta cash back sebesar 10%,” Jelasnya.

“Dia bermain sendirian, tanpa melibatkan orang lain, dia juga yang meminta langsung cash back,  dalihnya adalah untuk kepentingan politik juga. Saya berharap tim Saber pungli dan Kejaksaan tinggi Jawa Barat, untuk segera menyelidiki, permasalahan anggaran ini,” Ungkap nya.

Dengan adanya uang yang diduga merupakan uang cash back itu, sudah seharusnya tim saber pungli dan Kejati Jawa Barat segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan, cash back dari anggaran Pilkada Kab. Bandung 2024.

Namun sangat disayangkan sekali saat dihubungi Media REVOLUSI.co.id  via WhatsApp,  ASN tersebut tidak memberikan jawaban, bahkan hingga saat ini  tidak ada  jawaban apa pun. (R**)

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru