Lapangan Olahraga Karangpucung Ibarat Kubangan Angkutan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Mulyadi Tanjung Masyarakat Desa karangpucung

Cilacap, REVOLUSI.co.id– Lapangan desa sejatinya adalah “paru-paru” bagi interaksi sosial. Di sana, keringat anak muda bercucuran saat mengejar bola, dan tawa warga pecah saat berkumpul di sore hari. Namun, pemandangan berbeda tampak di Desa Karangpucung  Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap, setiap hari Rabu dan Minggu. Fasilitas yang seharusnya menjadi kebanggaan Karang Taruna ini kini beralih wajah menjadi terminal angkutan dadakan yang semrawut.

Sangat disayangkan melihat aset desa yang dibangun dengan anggaran negara dan gotong royong warga,karangtaruna kini perlahan hancur. Akibat beban kendaraan yang tak sesuai peruntukan, permukaan lapangan kini tak ubahnya kubangan kerbau: hancur, becek, dan tak lagi layak disebut sarana olahraga.

​Alih fungsi ini menciptakan efek domino yang merugikan. Karang Taruna kehilangan wadah untuk mengembangkan bakat, masyarakat kehilangan ruang terbuka hijau, dan secara estetika, wajah desa menjadi kusam akibat aktivitas parkir yang tidak tertata.

Ekonomi dan Olahraga Harus Berjalan Beriringan

Kita semua memahami bahwa hari pasaran adalah denyut nadi ekonomi warga. Namun, apakah pertumbuhan ekonomi harus mengorbankan investasi jangka panjang berupa kesehatan dan prestasi olahraga pemuda? Tentu tidak. Membiarkan lapangan rusak demi parkir angkutan adalah cara berpikir yang “instan” namun merusak di masa depan.

Pemerintah Desa harus segera hadir sebagai penengah agar masalah ini tidak berlarut-larut. Beberapa langkah konkret yang bisa diambil antara lain:

Regulasi Tata Ruang Pasar

Pemdes perlu mencari atau menyewa lahan alternatif untuk terminal sementara, sehingga lapangan tidak lagi menjadi korban setiap hari pasaran.

Pemasangan pagar pembatas atau patok permanen di area utama lapangan sangat diperlukan agar kendaraan tidak bisa masuk ke area rumput/tanah yang lunak.

Transparansi Retribusi
Jika ada retribusi dari kendaraan yang parkir di lapangan tersebut, alokasinya harus jelas. Setidaknya, dana tersebut harus dikembalikan untuk biaya pemeliharaan dan renovasi lapangan secara berkala.

Keterlibatan pemuda dalam pengelolaan lapangan, berikan hak kelola kepada Karang Taruna agar mereka memiliki rasa memiliki (sense of belonging) untuk menjaga aset tersebut dari kerusakan.

Jangan sampai kita bangga dengan perputaran uang di hari pasaran, namun menutup mata terhadap hancurnya fasilitas publik. Lapangan Desa Karangpucung butuh perhatian, bukan sekadar dijadikan tempat parkir saat butuh, lalu ditinggalkan becek saat hujan. Saatnya mengembalikan lapangan kepada mereka yang ingin berprestasi, bukan kepada mereka yang hanya ingin sekadar berhenti.

Berita Terkait

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan
Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang
Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan
Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!
‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam
PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK
Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja
Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru