Kepemimpinan RK Pemprov Jabar Lebih Penting Dana Hibah di Banding BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, REVOLUSI.co.id– Hebat nya Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di masa Kepemimpinan Ridwan Kamil dan UU, bila kita melihat dan mendengarkan bahwa dana hibah Pemprov Jabar dimasa itu sangat ugal – ugalan, bahkan mencapai Rp. 3 triliun. Namun manfaat dari dana hibah itu hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang.

Hal ini terbukti dalam pembagian dana hibah di Pemprov Jabar tidak merasa dan tidak mementingkan rasa keadilan, karena ada saja yang mendapatkan dana hibah dari Pemprov Jabar hanya itu – itu saja, sedangkan pesantren kecil dan yayasan kecil masih banyak yang belum pernah menikmati dana hibah Pemprov Jabar.

Dengan dana hibah yang mencapai 3 triliun, ada keanehan yang mendasar, karena ternyata Pemprov Jabar Nunggak BPJS Kesehatan sebesar Rp. 300 miliyar. Ini capaian hebat dan perlu adanya acungan jempol Kepada Gubernur terdahulu, yang mampu meninggal BPJS 300 miliyar dan mengeluarkan dana hibah 3 triliun.

Patut kita fahami, ternyata dalam masa – masa sulit yang dialami rakyat Jawa Barat, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak di kebiri oleh tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp. 300 miliyar, jadi sangat miris sekali bilah Kepemimpinan Gubernur terdahulu lebih mementingkan dana hibah dibanding BPJS Kesehatan Untuk rakyat Jabar.

Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat sekarang yaitu Kang Dedi Mulyadi, yang dimana pada waktu itu dana hibah Pemprov Jabar ugal -ugalan bahkan mencapai 3 triliun, hanya untuk kepentingan yang tidak urgensi. Sedangkan kepentingan urgent seperti BPJS Kesehatan untuk rakyat Jabar malah diabaikan, dan menunggak 300 miliyar. Inilah yang dihasilkan Gubernur terdahulu yang lebih mengutamakan dana hibah dibadingkan BPJS Kesehatan untuk rakyat Jabar. ( REDAKSI )

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru