Logo BeritaKini
Breakingnews
30
SEPTEMBER 2026 REGIONAL
schedule 09:42 WIB visibility 26 Kali Dilihat

Jerat Harga Murah di Bengbulang: Menagih Kehadiran Pemkab Cilacap untuk Peternak Kambing

R

Redaksi

Pewarta

Rp
Jerat Harga Murah di Bengbulang: Menagih Kehadiran Pemkab Cilacap untuk Peternak Kambing

Cilacap, REVOLUSI.co.id - ​Loyo, lesu, dan patah semangat. Tiga kata ini paling tepat menggambarkan kondisi para peternak kambing di Desa Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap saat ini. 


Di saat wacana ketahanan pangan terus didengungkan di pelbagai mimbar pemerintahan, realitas di tapak bawah justru bertolak belakang. Harga jual kambing merosot tajam hingga berada di titik yang sangat memprihatinkan.


​Bagi warga Desa Bengbulang, beternak kambing bukanlah sekadar hobi atau usaha sampingan, melainkan urat nadi perekonomian. Dari hasil penjualan kambing inilah beras ditakar, dapur diandalkan tetap mengepul, dan biaya sekolah anak-anak dibayarkan. Ketika harga jual jatuh tanpa kendali, pupus sudah harapan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari.


​Sangat disayangkan, di tengah situasi kritis ini, kehadiran dinas terkait dalam memberikan penanganan konkret masih belum terasa. Peternak dibiarkan berjuang sendiri menghadapi permainan rantai distribusi dan tengkulak yang memangkas margin keuntungan secara sepihak.


 Tanpa intervensi kebijakan, gerakan ketahanan pangan hanya akan menjadi slogan indah tanpa makna bagi warga desa.


​Pemerintah Kabupaten Cilacap khususnya Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM,harus segera mengambil langkah nyata dan terukur untuk menyelamatkan sektor ini:


*​Intervensi Rantai Pasok dan Pembentukan Wadah Usaha:* Pemkab perlu mendampingi pembentukan koperasi peternak di Bengbulang serta memfasilitasi akses langsung (off-taker) ke pasar yang lebih luas, seperti Rumah Potong Hewan (RPH) atau industri kuliner, guna memotong rantai perantara yang merugikan.


Penetapan Harga Acuan & Penyerapan Lokal:

Perlu ada kepastian harga acuan terendah (floor price) yang melindungi peternak dari permainan harga. BUMD atau BUMDes dapat diarahkan untuk menyerap ternak lokal untuk pemenuhan kebutuhan program pemerintah maupun momentum kurban.


​Efisiensi Biaya Operasional:

Dinas terkait dapat menerjunkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan tim Puskeswan untuk memberikan pelatihan pakan fermentasi berbasis limbah lokal guna menekan biaya pakan, sekaligus memberikan layanan kesehatan hewan dan pakan tambahan secara berkala.


​Membangkitkan kembali semangat para peternak di Desa Bengbulang bukan hanya tentang menyelamatkan ekonomi satu desa, melainkan tentang menjaga fondasi ketahanan pangan daerah itu sendiri. 


Peternak tidak meminta keajaiban; mereka hanya membutuhkan keadilan harga dan kepedulian nyata dari pemerintahnya. Sudah saatnya Pemkab Cilacap turun ke lapangan dan memastikan senyum para peternak kembali mengembang.

(Buyung)

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.