Paslon 1 Sebut  Pemkab. Bandung Nunggak BPJS 90 Miliyar

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id– Debat Calon Bupati dan  Wakil Bupati Bandung yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, di Hotel Sutan Raja Convention Center pada 30 Oktober 2024, masih menjadi perbincangan publik Kab. Bandung.

Yang masih menjadi sorotan adalah Kabupaten Bandung masih meninggal BPJS sebesar Rp. 90 Miliyar. Hal ini jelas akan menghambat kepada masyarakat yang mendapatkan BPJS dari pemerintah daerah Kab. Bandung.

Bahkan banyak masyarakat yang mendapatkan BPJS dari Pemerintah daerah tapi hingga saat ini masih belum bisa aktif, hal ini lah yang menjadi hambatan bagi masyarakat yang mendapatkan BPJS dari Pemkab. Bandung.

Seperti yang diungkapkan ungkapkan oleh GunGun Gunawan selaku calon wakil Bupati Bandung dari kubu 01, yang dimana dalam debat perdana, GunGun menilai “Bahwa bukan itu ( BPJS ) yang petani butuhkan, tapi pupuk murah, pengairan lancar serta pemerintah yang hadir dalam menampung hasil panen para petani,” terangnya.

“Oke BPJS digulirkan untuk petani, kusir delman, tukang ojeg, namun harus ada kemauan dari Pemda bukan kemauan pribadi. Bahkan hingga saat ini Pemda Kab. Bandung Nunggak BPJS hingga mencapai Rp. 90 Miliyar, kalau sudah begini apakah BPJS bisa berguna bagi masyarakat,” Ungkap GunGun Gunawan.

Tunggakan BPJS sebesar Rp. 90 Miliyar hingga saat ini pemerintah daerah Kab. Bandung belum mampu melunasinya, maka terjadilah BPJS yang dibagikan kepada masyarakat di blokir dan tidak bisa dipergunakan. ( R*** )

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:43 WIB

​Menggugat Nurani di Tanah Pusako: Kritik Terbuka untuk Pemangku Kebijakan Pesisir Selatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:06 WIB

Penawaran Terjun 20%, PPK Dinkes Cilacap Didorong Uji Tajam AHSP Proyek Puskesmas Binangun

Berita Terbaru