Logo BeritaKini
Breakingnews
05
OKTOBER 2026 REGIONAL
schedule 10:06 WIB visibility 21 Kali Dilihat

Apresiasi & Dedikasi Pentahelix :Inovasi Kolaboratif Pemdes Ciheulang Dalam Mitigasi Bencana Banjir

R

Redaksi

Pewarta

Rp
Apresiasi & Dedikasi Pentahelix :Inovasi Kolaboratif Pemdes Ciheulang Dalam Mitigasi Bencana Banjir

​Bandung, REVOLUSI.co.id — Pemerintah Desa Ciheulang secara resmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Pentahelix Ciparay Kapiraray ,atas keberhasilan pelaksanaan program normalisasi dan pengerukan alur sungai, dari kawasan depan RSMBS hingga Kampung Sungai Cigugur.
‎
‎Tuntasnya program ini menjadi bukti konkret efektivitas paradigma tata kelola pemerintahan berbasis kolaborasi lintas sektor (multistakeholder governance).
‎​Kepala Desa Ciheulang, Rubby Nur Habibi, S.H., M.I.P., menegaskan," Bahwa model keberhasilan Pentahelix ini, bukanlah titik akhir dari pembenahan wilayah, melainkan fondasi awal (milestone) menuju kemandirian desa yang berkelanjutan.
‎
‎​Efisiensi Anggaran dan Akselerasi Pembangunan di tengah keterbatasan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa), untuk pembangunan fisik berskala masif skema kolaborasi Pentahelix terbukti menjadi instrumen mitigasi struktural yang sangat efisien.
‎
‎​"Pengerukan alur sungai ini memberikan dampak sosial-psikologis yang sangat positif bagi  masyarakat Desa Ciheulang. Jika upaya mitigasi banjir skala besar ini hanya mengandalkan anggaran konvensional desa, proses perencanaan hingga realisasinya akan memakan waktu lama, serta biaya yang sangat tinggi. Melalui pendekatan gotong royong modern ini, efisiensi anggaran desa dapat terjaga dan dialokasikan pada sektor prioritas lainnya," ujar Rubby Nur Habibi.
‎
‎​Ia juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Pemerintah Kab. Bandung, atas arahan dan dukungan penuh dalam mengawali hingga menuntaskan proyek strategis ini.
‎
‎​"Kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Bapak Bupati Bandung atas komitmen dan dukungan regulatif maupun operasionalnya sejak titik awal di depan RSMBS hingga menyisir area Kampung Sungai Cigugur," tambahnya.
‎
‎​Synergy of Five Pillars: Dari Kemitraan Menuju Kemandirian keberhasilan pengerukan sungai tepat waktu sesuai dengan target operasional tidak terlepas dari komitmen berkelanjutan dari lima pilar utama:
‎
‎​Akademisi: Memberikan basis kajian teknis dan analisis dampak lingkungan terkait alur aliran sungai.
‎
‎​Sektor Swasta / Pengusaha & Agniya: Berkontribusi aktif dalam penyediaan dukungan logistik, alokasi Corporate Social Responsibility (CSR), serta bantuan materiil secara konsisten dari awal hingga akhir proyek.
‎
‎​Komunitas / Masyarakat: Menjadi basis kekuatan sosial dalam swadaya operasional dan pengawasan lapangan.
‎​Media Massa: Berperan penting dalam transparansi publik, edukasi mitigasi bencana, serta pembentukan narasi positif pembangunan.
‎
‎​Pemerintah (Government): Bertindak sebagai fasilitator, koordinator, dan penjamin regulasi.
‎
‎​"Rasa syukur yang mendalam tentu kita panjatkan kepada Allah SWT atas ridho-Nya, sehingga ikhtiar bersama dalam rangka mitigasi risiko bencana banjir ini dapat berjalan lancar. Pembuktian kolaboratif ini harus kita pertahankan sebagai momentum untuk melahirkan program-program inovatif berikutnya demi terwujudnya Desa Ciheulang yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan," pungkas Rubby.( Tim/Red )

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.