Demokrasi Carut Marut Dalam Pilkada Kab. Bandung. Sahrul : “Kita Tetap Menawan”

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id–  Upaya untuk menampilkan demokrasi yang menawan walau ditengah carut marutnya politik di Kabupaten Bandung, Sahrul Gunawan tetap menampilkan demokrasi yang menawan.

Hal ini terbukti dari beberapa insiden yang terjadi ketika pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sahrul Gunawan dan Gungun Gunawan, melaksanakan kampanye sapa warga, walau terjadi penjegalan dan etika politik yang tidak menyenangkan dari Paslon lawan, namun tetap Sahrul dan Gungun menampilkan demokrasi yang menawan dan beretika.

Jadi dalam etika berpolitik kita jangan menghalalkan segala cara,  karena masyarakat  butuh sosok pemimpin yang menawan, bukan sosok pemimpin yang jutawan. Maka dari itu perlu kita sadari etika berpolitik di Kabupaten Bandung masih belum dipahami oleh partai politik, oleh pemangku jabatan politik dan kader kader politik.

Sebenarnya pemahaman etika politik itu harus mencerminkan etika yang baik dan mendidik, disini lah peran wakil rakyat dan partai politiknya menyajikan etika politik yang baik khususnya di kabupaten Bandung.

Seperti yang diungkapkan oleh Sahrul Gunawan Calon Bupati Bandung Paslon no urut 1, saat dihubungi Sabtu (16/ 11), menjelaskan,” Dalam beberapa kali masa kampanye,kita semua telah menyaksikan bagaimana sebuah ekspresi dari pihak lain yang tentu kurang etis dalam berdemokrasi,” Jelasnya

“Perbedaaan pilihan adalah hal biasa dan lumrah,yang tidak biasa adalah membuat jalanya demokrasi tercedarai hanya karena tidak saling hargai perbedaan,” Ungkap Cabup Bandung Sahrul Gunawan

“Untuk itu kami,menghimbau pada pendukung No 1 SG-GG  tetap tampilkan demokrasi yang menawan,jangan terpancing,jangan balas keburukan dengan keburukan bersikap.Kami minta   pendukung No.1 dan seluruh warga Kab.Bandung untuk tetap menjaga pemilu damai.Karena kedamaian adalah sesuatu yang menawan dan tetap harus dijaga,” Terang Sahrul Gunawan. (R***)

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru