Cilacap, REVOLUSI.co.id-Menanggapi pemberitaan mengenai kondisi fisik proyek peningkatan jalan ruas Kalijeruk-Sarwadadi yang menjadi sorotan warga, pihak pelaksana proyek Tegar memberikan klarifikasi resmi mengenai detail spesifikasi dan kendala teknis yang terjadi di lapangan.
Terkait adanya pasangan batu atau talud penahan tanah yang dilaporkan miring dan roboh, Tegar selaku pelaksana menjelaskan bahwa hal tersebut dipicu oleh kondisi daya dukung tanah (soil bearing capacity) yang bervariasi di lokasi.
Kondisi Tanah: Tanah dasar eksisting didominasi oleh tekstur tanah lempung yang labil.
Rencana Perbaikan: Pelaksana berkomitmen untuk memperbesar dimensi pasangan batu guna memperkuat struktur, tentunya setelah mendapatkan persetujuan dari konsultan pengawas dan direksi.
Perkuatan Tambahan: Jika diperlukan, akan dilakukan pemasangan crucuk bambu pada tanah eksisting untuk meningkatkan stabilitas fondasi. Pengerjaan finishing talud akan dilanjutkan segera setelah pekerjaan beton rigid selesai.
Untuk menjawab pertanyaan warga mengenai transparansi material, pihak pelaksana memaparkan rincian teknis sesuai dengan gambar kerja dan standar Bina Marga:
Ketebalan Beton Rigid: Menggunakan ketebalan 20 cm dengan acuan bekisting yang konsisten. Mutu beton yang digunakan adalah fs 3,8 Mpa.
Lantai Kerja (Beton Kurus): Sebelum beton utama, telah dihamparkan lantai kerja setebal 10 cm dengan mutu beton fc 10 Mpa.
Pihak pelaksana menegaskan bahwa proyek ini masih dalam tahap pengerjaan dan akan terus dilakukan evaluasi bersama konsultan pengawas agar hasil akhir sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak.(Buyung)



























