Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Bandung, REVOLUSI.co.id– Penipuan berkedok dari Dirjen Pajak Provinsi Jawa Barat, kini mulai beredar dan menghubungi langsung kepada pemilik PT, dalam aksi nya di menghubungi para pemilik PT, lewat whatsapp, setelah kita chatingan via WhatsApp, dia akan mengarahkan kita berbincang by telepon WhatsApp.

‎Setelah berbincang bincang bahwa diakan melakukan verifikasi PT, karena menurut nya perusahaan yang kita pegang belum terdaftar dan terverifikasi, setelah berbincang lalu dia mengarahkan kepada kita untuk melakukan video call, untuk membantu memverifikasi agar PT ( perusahaan ) kita sudah terverifikasi dengan benar.

Dalam perbincangan melalui video call yang tanpa tatap muka, hanya menggunakan kamera belakang, lalu dia yang mengaku dirinya pegawai dirjen pajak provinsi Jawa Barat, mengarahkan kita untuk mendownload salah satu aplikasi m-pajak, yang telah dia arahkan ke play store.

‎Dengan pengarahan itu lalui dia mengalihkan perbincangan dan mengarahkan dengan penuh  meyakinkan dan memberikan satu instruksi, agar kita melakukan pengalihan  uang yang ada di rekening bank ke rekening e-walet kita sendiri, dan setelah kita mengalihkan seluruh uang yang ada di rekening bank ke rekening e-walet, komplotan yang mengaku pegawai pajak pratama Majalaya itu, menyuruh kita melakukan  verifikasi dengan mengklik aplikasi yang m-pajak yang telah kita download.

‎Setelah kita melakukan verifikasi yang cukup lama memakan waktu setengah jam disanalah mereka melancarkan aksinya. mereka seolah – olah menghacker ponsel kita, lama kita menunggu hasil verifikasi, hampir mamakan waktu setengah jam setelah beres verifikasi mencapan 100%, maka selama itu lah uang yang ada dalam rekening e-walet akan lenyap.

Setelah kita cek dan kita lihat pesan dari e-walet maka kepada orang itu lah uang tersebut berpindah. Maka kepada masyarakat dan pengusaha untuk berhati – hati, bila ada orang yang menghubungi kita seolah – olah meyakinkan kita bahwa dia itu pegawai dari pajak atau pun dari mana saja.

‎waspada kita harus karena mereka tak kenal ampun dia akan menguras uang kita yang berada dalam rekening e-walet kita, namun setelah kita menanyakan kepada orang yang melakukan TLP via WhatsApp dia mengatakan bahwa, uang kita dilakukan verifikasi, dan nanti akan dikembalikan.

‎Seperti salah satu korban yang bernama bapak AS, yang telah melakukan perbincangan tentang pajak PT yang dia miliki dan mengikuti arahannya, setelah itu uang yang berada dalam e-walet terkuras habis, “Maka kepada Masyarakat untuk berhati – hati, bila ada orang yang mengaku dari Dirjen pajak, terutama kepada pengusaha, jangan mau mengikuti arahannya, salah satu nya no whatsapp +62 831-6304-2506diakan akan mengajak kita untuk berbincang seputar pajak.         ( Red)

Berita Terkait

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447
Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung
Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan
Kang DN Anggota DPR RI Dari Fraksi Golkar Sosialisasikan 4 Pilar di Masjid Al Karomah
BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:36 WIB

Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:56 WIB

Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:14 WIB

KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:23 WIB

Ceko Beri Pengakuan atas Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:30 WIB

UNCLOS and the Strait of Hormuz: A Call for Respecting Maritime Law

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:19 WIB

Tarian Iblis di Balik Jeruji: Ketika Negara Menjebak Nurani Rakyatnya Sendiri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:07 WIB

Presiden Prabowo di Gugat Atas Perjanjian Resiprokal Perdagangan Indonesia – AS

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:57 WIB

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Bukber di Kediaman Ustadz Anton Susanto

Berita Terbaru