Gubernur Jabar Alihkan Sistem Pemberian BPMU SMK/SMA

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat, REVOLUSI.co.id– Pemerintah Jawa Barat melalui Gubernur Jabar resmi mengalihkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal ( BPMU ), yang dimana BPMU itu diberikan langsung kepada pihak yayasan atau sekolah, kini BPMU diberikan langsung kepada siswa yang tidak mampu.

Terobosan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ini, disambut baik oleh masyarakat yang selama ini tidak pernah tahu bantuan – bantuan pemerintah yang masuk ke ranah pendidikan. Salah satu nya BPMU yang selama ini dinilai masyarakat tidak transparan dan lebih menguntungkan pihak yayasan dan sekolah.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Bandung, Ade saat dimintai keterangannya Jumat (30/01), mengatakan,” Program bantuan pendidikan dari Pemprov Jabar yang namanya BPMU saya belum pernah mendengar yang selalu saya dengar itu BOS, jadi untuk BPMU ini saya belum pernah mendengarnya dan berapa besaran per siswa nya,” Jelasnya.

BPMU yang di keluarkan oleh Pemprov Jabar salah satu nya untuk membackup bantuan keuangan SMK/SMA agar dapat dapat membebaskan biaya pendidikan. Namun dengan adanya BPMU pihak sekolah tetap memungut iuran – iuran kepada siswa. Hal ini lah yang menjadikan Gubernur Jabar, untuk mengalihkan anggaran BPMU dengan memberikan secara langsung kepada siswa.

Seperti ungkapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, dalam berbagai platform media sosial,” BPMU itu sebenarnya tidak di hapus dan hanya dialihkan, jadi yang tadinya diberikan langsung ke yayasan atau sekolah, kini langsung diberikan kepada siswa yang tidak mampu, dan siswa itu juga diberikan peralatan sekolah mulai dari alat tulis sampai sepatu,” Terang Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.( Red)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru