Diduga Sekdes Sukamanah Pangalengan Kumpulkan Ketua RW Suruhan Bupati, Ketua Bawaslu : Sedang Di Telaah

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id-   Dengan mengatas namakan. Bupati Bandung Sekertaris Desa (Sekdes) Sukamanah Kecamatan Pangalengan, menyuruh Ketua Forum RW untuk mengumpulkan para RW di suatu tempat yang sudah ditentukan dan share lokasinya.

Adanya penghitungan Ketua RW di Desa Pangalengan yang langsung berbicara adalah Sekdes memalui voice not atas suruhan Bupati Bandung, dan tidak mengatas nama kan calon Bupati Bandung kini beredar di kalangan masyarakat.

Voice not yang yang berbunyi “Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, kapihatur Ka pak Ketua Forum sareng rengrengan Ketua RT sareng RW, anu Aya di lingkungan Desa Sukamanah, pangulem TI pak Bupati, umum na Kecamatan Pangalengan khusunya RW sareng RT di Desa Sukamanah tempatna anu TOS di share lok Ka pak forum, daerah pangisikan,” itu sepenggal kata kata dalam voice not yang di duga suara sekdes Sukamanah Kecamatan Pangalengan.

Penggiringan Ketua RW dan Ketua RT yang akan dilangsungkan hari ini yang di duga disuruh oleh Paslon Bupati Bandung no urut 2, seakan menjadi senjata yang ampuh bagi Paslon no urut 2 yang juga incumbent, padahal dia (Paslon no urut 2) sekarang ini statusnya Calon Bupati Bandung, yang maju di Pilkada 2024.

Hal ini seharusnya menjadi catatan bagi Bawaslu Kab. Bandung, karena setidaknya RT/RW merupakan bagian dari pemerintah dan menikmati insentif dari pemerintah, namun yang jadi heran cara -cara seperti ini seakan dibiarkan, bahkan yang mengundangnya pun di duga adalah seorang Sekdes Sukamanah Kec. Pangalengan.

Saat dihubungi Senin melalui chat WhatsApp Senin (18/11) ketua Bawaslu Kab. Bandung, hanya memberikan jawaban singkat,” Sedang ditelaah,” Jawab Ketua Bawaslu Cahpiana. (R***)

 

 

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru