Guru SMPN 1 Ibun Diduga Lakukan Pelecehan terhadap Murid

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id- Sungguh miris dunia pendidikan di Kabupaten Bandung kini tercoreng gegara salah seorang oknum guru di SMPN 1 Ibun, melakukan perbuatan yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang pengajar.

Kelakuan bejat oknum guru SMPN 1 Ibun , dilakukan pada hari Minggu  yang lalu sekira 22 September 2024 yang dimana saat siswa sedang berada di masjid lingkungan sekolah yang berlokasi dijalan Talun Cihampelas Desa Talun Kecamatan Ibun, sedang melakukan kegiatan dan guru tersebut tiba – tiba mencium dan memaksa siswa nya untuk melayaninya.

Hal ini terungkap setelah siswa tersebut mengadu kepada orang tuanya, dan orang tuanya pun segera melaporkan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum guru SMPN 1 Ibun.

Seperti yang diungkapkan oleh si Korban sebut saja mawar, saat dihubungi mengatakan,” waktu itu saya berada di masjid, namun secara tiba – tiba guru itu mencium dan memaksa saya untuk melayaninya. Saya pun merasa takut, dan setelah itu saya pun pulang dan saya pun mengadukan hal ini kepada orangtua saya,” Jelasnya.

Perbuatan asusila yang dilakukan oleh seorang guru pengajar di SMPN 1 Ibun, seakan menjadi catatan kelam bagi siswa yang merasa dilecehkan, bahkan di duga kelakuan bejat seorang guru itu sudah tidak bisa lagi ditolerir. Ada kesalahan apa dalam management sekolah sehingga gurunya berani berbuat asusila terhadap siswanya.

Saat dihubungi via WhatsApp salah pihak sekolah, yang diwakili oleh salah seorang Kaur Dadang, dirinya mengatakan,” silahkan datang ke sekolah ( SMPN 1 Ibun), sekarang, tapi biar enak besok aja kesekolahnya, biar kita ngobrol,” Jelasnya.

Namun sangat disayangkan sekali ketika besoknya ke sekolah (SMPN 1 Ibun ), Kaur Dadang pun tidak ada tempat, katanya sedang melayat kepada orang yang meninggal,” Aduh saya nya sedang melayat seseorang yang meninggal jadi tidak bisa ketemu, kalau pagi saya ada sekarang sayanya sedang ke rumah duka, ada teman yang meninggal,” Jelasnya.

Namun hingga berita ini diturunkan. Kaur Dadang pun tidak ada lagi menghubungi dan memberikan penjelasannya. Sangat disayangkan sekali pihak sekolah tidak mau berusaha menjelaskan sejauh mana tanggung jawab sekolah atau Kepala SMPN 1 Ibun dalam melakukan pembinaan terhadap guru nya sendiri. ( Asep BOM).

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru