Ternyata Irma  Warga Ds. Pangauban Pacet, Yang Dikabarkan Hilang, Di Bunuh dan Dikuburkan Oleh Pelaku

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id – Kasus menghilangnya Irma Novitasari (24) warga Kampung Ciburial Desa Pangauban Kec. Pacet, kini mulai terungkap, ternyata dugaan nitizen benar adanya, setelah penantian selama 7 bulan, yang dimana Irma Novitasari menghilang pada Januari 2024 tanpa ada kabar.

Kini terungkap, ternyata Irma Novitasari bukan menghilang, alhasil di duga  dibunuh dan dikuburkan oleh pelaku, yang dimana diduga salah satu pelakunya adalah mantan suaminya.

Setelah penantian selama 7 bulan, kini Jumat (02/08), tim  Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polresta Bandung, membongkar kuburan perempuan Irma Novitasari (24) di Kampung Ciburial, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

( Makan Irma yang akan dilakukan autopsi )

Irma yang diperkirakan yang diduga adalah korban pembunuhan dan diperkirakan dikuburkan pada Januari 2024, kini kasusnya mulai terang benderang, atas pengakuan korban, yang telah dilakukan BAP oleh Polresta Bandung, bahwa jasad Irma dimakamkan diperkerkebunan.

Menurut salah satu sumber, warga Desa Pangauban Kec. Pacet, saat dimintai keterangannya, Jumat (02/08) mengatakan,” Sebetulnya keluarga korban sudah curiga atas menghilangnya Irma, karena dari chatingan Hp milik korban bersama mantan suaminya telah menjuruk kearah pengancaman,” Jelasnya.

“Selain itu juga ada yang mencurigakan bagi nitizen, yang dimana bila memviralkan masalah kematian Irma ternyata postingan di salah satu group medsos  selalu dihapus, ini yang membuat para nitizen curiga dan geram,”Ungkap salah seorang anggota keluarga.

(Chat WhatsApp yang kini beredar di Sosial media)

Kini kecurigaan keluarga dan nitizen sudah terungkap dan dengan adanya 4 tersangka yang telah ditahan di Polresta Bandung. Dari keterangan 4 tersangka itulah, makam Vina ditemukan, kini keluarga korban dan masyarakat Kec. Pacet khususnya masyarakat Desa Pangauban, menanti kabar siapa otak pelaku dibalik pembuhunan terhadap Irma.

Karena bila melihat dari chatingan pesan WhatsApp, yang kini beredar, di media sosial jelas ada dugaan mantan suaminya ikut terlibat dalam pembuhunan Irma, karena kedapatan beberapa chatingan, tentang pengancaman.

Kini tim Inafis, sedang melakukan autopsi terhadap jasad Irma yang telah dimakamkan, dengan disaksikan oleh masyarakat Kec. Pacet yang ingin mengetahui dan ingin segera tuntas, kasus pembuhunan yang dirasakan keji, oleh keluarga Korban.

“Saya berharap keadilan ditegakan dan tidak memandang apa pun, karena ini sudah jelas bahwa Irma dibunuh bukan menghilang, itu berdasarkan fakta yang ada, kini tinggal pihak kepolisian lah yang menentukan kasus ini,” jelas warga setempat.

Selain itu juga keluarga korban, melalui video yang diunggah di media sosial, mengucapkan,” Banyak terima kasih kepada nitizen yang telah membantu menyuarakan keadilan, karena sekarang ini setiap kasus harus viral dulu baru, akan diungkap, dan kepada pihak kepolisian semoga dalam pengungkapannya seadil -adilnya siapa pun yang terlibat harus dihukum yang setimpal,”. Jelas keluarga korban. (R***)

Berita Terkait

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung
Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan
Kang DN Anggota DPR RI Dari Fraksi Golkar Sosialisasikan 4 Pilar di Masjid Al Karomah
BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:08 WIB

Cegah Penyakit Masyarakat, Polsek Sidareja Cilacap Amankan Miras dalam Razia Kos-kosan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:03 WIB

MPC Pemuda Pancasila Cilacap Tegaskan Kabar Aksi “Peduli Mas Bupati” Adalah Hoaks & Upaya Provokasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:23 WIB

Kantor Hukum Fredy & Partners Dukung Penataan Parkir Terpusat Pangandaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:47 WIB

PAC PEMUDA PANCASILA Sidareja Tebar Kebaikan: Berbagi Takjil Jilid 2 DI Posko Lebaran Berlangsung Khidmat

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:51 WIB

Mudik ke Inggris?”: Kelakar Ahmad Luthfi Saat Lepas Bus Manchester United di Mudik Gratis Jateng

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:19 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Desa Karangreja Cilacap, 15 Rumah Warga Alami Kerusakan

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:32 WIB

PAC Pemuda Pancasila Majenang Tebar Kebaikan, Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:49 WIB

Instruksi Tegas Ketua MPC Rio Aditya: Loreng Oranye PAC Maos Siap Amankan Agenda Sosial di Pasar Paing

Berita Terbaru