Jawa Barat, REVOLUSI.co.id– Pemerintah Jawa Barat melalui Gubernur Jabar resmi mengalihkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal ( BPMU ), yang dimana BPMU itu diberikan langsung kepada pihak yayasan atau sekolah, kini BPMU diberikan langsung kepada siswa yang tidak mampu.
Terobosan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ini, disambut baik oleh masyarakat yang selama ini tidak pernah tahu bantuan – bantuan pemerintah yang masuk ke ranah pendidikan. Salah satu nya BPMU yang selama ini dinilai masyarakat tidak transparan dan lebih menguntungkan pihak yayasan dan sekolah.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Bandung, Ade saat dimintai keterangannya Jumat (30/01), mengatakan,” Program bantuan pendidikan dari Pemprov Jabar yang namanya BPMU saya belum pernah mendengar yang selalu saya dengar itu BOS, jadi untuk BPMU ini saya belum pernah mendengarnya dan berapa besaran per siswa nya,” Jelasnya.
BPMU yang di keluarkan oleh Pemprov Jabar salah satu nya untuk membackup bantuan keuangan SMK/SMA agar dapat dapat membebaskan biaya pendidikan. Namun dengan adanya BPMU pihak sekolah tetap memungut iuran – iuran kepada siswa. Hal ini lah yang menjadikan Gubernur Jabar, untuk mengalihkan anggaran BPMU dengan memberikan secara langsung kepada siswa.
Seperti ungkapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, dalam berbagai platform media sosial,” BPMU itu sebenarnya tidak di hapus dan hanya dialihkan, jadi yang tadinya diberikan langsung ke yayasan atau sekolah, kini langsung diberikan kepada siswa yang tidak mampu, dan siswa itu juga diberikan peralatan sekolah mulai dari alat tulis sampai sepatu,” Terang Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.( Red)



























