TP PKK Kab. Bandung  Gelar  Binwil Di Kecamatan Majalaya, Dorong Posyandu yang Adaptif 

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung, REVOLUSI. co.id– Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Bina Wilayah (Binwil) di Kecamatan Majalaya Tahun 2026, yang digelar di Aula Kecamatan majalaya, pada Kamis (29/01/2026).

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis PKK, khususnya dalam mendorong transformasi Posyandu yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

‎Kegiatan Binwil tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Camat majalaya, Ketua TP PKK Kecamatan majalaya, para Kepala Desa se-Kecamatan majalaya, serta seluruh kader PKK dan kader Posyandu dari tiap desa.

‎Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para kader mendapatkan pemaparan materi, evaluasi program, serta dialog langsung terkait implementasi 10 Program Pokok PKK dan tantangan layanan Posyandu di lapangan.

‎‎Dalam pemaparannya, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Margin Winaya Hermawan, menegaskan bahwa kegiatan Bina Wilayah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana evaluasi dan penguatan kapasitas kader.

‎“Bina wilayah ini kami lakukan untuk melihat sejauh mana 10 Program Pokok PKK benar-benar dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saat ini, Posyandu tidak lagi hanya identik dengan penimbangan balita, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu masyarakat,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan bahwa transformasi Posyandu saat ini diperkuat dengan sistem digital melalui aplikasi SiPandu Bedas, sebagai instrumen penting dalam pembaruan dan validasi data pelayanan kesehatan masyarakat.

‎‎“Melalui SiPandu Bedas, seluruh data Posyandu harus ter-update secara berkala. Data ini menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah. Maka kader PKK dan Posyandu harus melek teknologi, teliti, dan bertanggung jawab dalam penginputan data,” tegasnya.

‎Menurutnya, keberhasilan PKK dan Posyandu tidak hanya diukur dari kegiatan rutin, tetapi dari tindak lanjut nyata di masyarakat, seperti penurunan stunting, peningkatan layanan ibu dan anak, serta meningkatnya kesadaran hidup sehat di tingkat keluarga.

‎‎“Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan kader dalam memberikan pelayanan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun empati sosial,” tambahnya.

‎Sementara itu, Camat Majalaya H.Rofiran menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan langsung dari TP PKK Kabupaten Bandung. Ia menilai kegiatan Bina Wilayah menjadi ruang evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh kader di Kecamatan Majalaya khususnya.

‎‎“Kami menyambut baik kegiatan Bina Wilayah ini. Ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas kader, serta memastikan Posyandu di setiap desa benar-benar menjalankan fungsinya secara optimal,” ujarnya.

‎‎Ia juga meminta TP PKK kecamatan Majalaya menegaskan berkomitmen TP untuk mendukung penuh program digitalisasi Posyandu dan optimalisasi 10 Program Pokok PKK.

‎“TP PKK kecamatan harus berkomitmen untuk mendorong kader agar aktif, responsif, dan profesional dalam melayani masyarakat. Dengan sinergi antara PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa, hingga kader di lapangan, kami optimistis program program PKK akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat majalaya,” katanya.

‎Kegiatan Bina Wilayah ini juga menjadi ajang penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu di Kecamatan majalaya mampu beradaptasi dengan perubahan, menjalankan fungsi secara optimal, serta menjadi ujung tombak pelayanan dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (GS)

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru