Kades Sukamaju Kec. Majalaya Bagikan Beras Hasil Panen Tanah Carik Desa Kepada Warga Tidak Mampu

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id–  Sungguh jarang terjadi bila dilingkungan  Pemerintahan Desa, membagikan hasil keuntungan dari tanah garapan carik, dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Namun untuk Pemerintah Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya, hasil dari tanah carik dibagikan kepada warga yang tidak mampu.

Hal ini terjadi setelah Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya di duduki oleh Acep Handana, maka semenjak kepemimpinannya tanah carik desa yang ditanami padi, dan di garap oleh Pemerintah Desa Sukamaju, bila sudah panen ternyata beras nya dibagikan kepada warga yang tidak mampu dan jompo.

Seperti yang terlihat pada Senin (10/03 ), yang dimana di dalam aula Desa Sukamaju telah berkerumun warga yang siap menerima  pembagian beras carik desa.  Hal ini merupakan satu kepedulian Pemerintah Desa Sukamaju terhadap masyarakat yang tidak mampu dan tidak menerima bantuan sosial.

Menurut Kepala Desa Sukamaju Kec Majalaya Acep Handana, saat  dihubungi, mengatakan,” Ini adalah satu kepedulian dari Pemerintah Desa Sukamaju bagi masyarakat Desa Sukamaju, alhamdulilah dengan adanya tanah carik berupa sawah, hasil nya kini mampu berbagi dengan masyarakat,” Jelasnya.

“Warga yang sekarang menerima Baras hasil dari carik desa ini, nantinya akan diajukan ke dinas sosial agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, salah satunya diajukan ke program BPNT. maka dari itu saya selaku Kepala Desa, sangat bersyukur sekali bisa membantu warga, walau tak seberapa,” Ungkap Kades Sukamaju Kec. Majalaya Acep Handana. (Asep BOM/Suryana Jabrig )

Berita Terkait

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian

Selasa, 28 April 2026 - 18:04 WIB

Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:08 WIB

Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Berita Terbaru