Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id– Sabtu Pagi (31/01) warga Desa Arjasari Kecamatan Arjasari dikejutkan dengan ada nyabunyi keras menimpa atap rumahnya, warga pun berusaha melihat karena diatas atap selain ada bunyi lemparan, juga ada bunyi pesawat helikopter milik TNI AU, setelah dilakukan pengecekan ternyata yang membuat atap rumah bocor tersebut adalah bibit pohon yang dilemparkan langsung dari helikopter.
Entah apa alasannya hingga melemparkan benih dari atas menggunakan helikopter di tengah pemukiman warga, serta maksud dan tujuannya apa, kalau memang mau menanam pohon di hutan, kenapa sampai salah sasaran melempar benih ke pemukiman warga. Padahal bila ini satu program dari Pemerintah Kabupaten Bandung mungkin sudah persiapan titik koordinat yang akan ditanami oleh benih itu.
Hal ini pun membuat kades Arjasari Rohima atau yang lebih di kenal Wa Ros, geram dan angkat bicara,”Kepada Pemkab. Bandung khususnya Bupati, kalau memang mau ada program penanaman pohon di hutan seharusnya alangkah baik nya menggunakan drone. Ini akibatnya bila menanam pohon tanpa kordinasi dulu tanpa mengetahui titik yang seharusnya ditanami,” Jelasnya.
“Selain itu juga kalau memang bener mau menanam pohon kita berangkat sama – sama nanti saya antar lokasi mana yang seharusnya ditanami. Ini malah yang ditanami pemikuman warga, jadi nya banyak rumah warga yang atap nya jebol akibat tertimpa bibit yang dilempar diatas helikopter,” Geram nya.
“kalau mau pake drone atau secara manual kita langsung ketitik lokasi yang akan ditanam, jangan dengan cara lempar lempar dan hasilnya tidak manfaat, dan juga ini bibit bibitnya udah pada busuk tidak layak ditanam,” Geram Kades Wa Ros.
Inilah cara Pemkab. Bandung menanam pohon secara modern, yang lebih mudah dan bermanfaat bagi warga, dengan melempar benih dari helikopter kepemukiman warga. Karena mungkin pemukiman warga lebih efisien. ( ASEP BOM)



























