Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id -Proyek saluran irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Kec Ciparay Kabupaten Bandung, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan dipertanyakan oleh sejumlah warga, karena dinilai pengerjaan tersebut tidak mencerminkan keterbukaan informasi publik, salah satunya tidak ada papan informasi proyek. Pekerjaan irigasi yang merupakan program aspirasi ( Pokir ) dari salah satu anggota DPRD Dapil 6 Komisi C Fraksi Gerindra kab Bandung yaitu Taufiq Rahman Hakim.
Namun Pantauan media REVOLUSI.co.id pada Senin (16/03/2026) di lokasi proyek, bahwa pengerjaannya sudah berlangsung hampir dua Minggu, dalam situasi tidak terlihatnya papan informasi proyek sebagai kewajiban untuk memberikan informasi anggaran, volume pekerjaan, dan CV apa yang mengerjakan, dinilai warga merupakan proyek siluman yang tersembunyi.
Sedangkan berdasarkan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, tentang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor dan nilai kontrak proyek, serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Sementara itu, seorang Ketua RT 03 Abah mengatakan, “Tidak tahu asal usul nya apalagi di pekerjakan warga, kordinasi pemberitahuan juga tidak ada.”Ujar RT Abah.
Sedangkan pelaksana lapangan pekerja proyek tersebut, menurut pekerja adalah Ilham dan kordinator lapangan Wili, namun kedua orang itu, tidak ada dilokasi proyek, saat dijumpai di lokasi dan seolah – olah alegri terhadap wartawan.
Saat awak media melakukan konfirmasi kepada seorang pekerja logistik yang kepercayaan dari Pelaksana Ilham, mengatakan,” Bahwa saya baru pertama kali di lokasi dan ikut di ajak sama senior kampusnya, proyek ini bukan tidak ada papan informasinya, tapi papan informasi itu sudah di pasang dari awal pas di Poto doang langsung di simpan lagi.” katanya.
Masih menurut pekerja,” Kalau ada apa-apa silahkan saja hubungi langsung ke Babinsa desa Babakan pak Atep kalau kehadiran ormas atau media” Ungkap nya.
Proyek yang dikerjakan secara bayar harian, oleh perusahaan kontraktor CV selaku pihak ke 3, dan dana dari hasil reses dibiayai melalui aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kab Bandung dapil 6 dari komisi C fraksi Gerindra Taupiq Rahman Hakim. “ dalam pengerjaannya diduga asal -asalan.
Namun setelah ditelisik dan mencari informasi diluar bahwa proyek saluran yang sedang di kerjakan itu terlihat bukan pekerjaan rehabilitasi tapi pembangunan dari 0 (awal ), sedangkan anggarannya dari pemerintah daerah, yaitu Bidang Dinas PUTR Kab. Bandung. Dan hasil penelusuran awak media anggarannya puncukup fantastis yaitu sekira Rp. 157.589.590.64, sedangkan pihak ke 3 nya adalah CV. Berdaya Mandiri jaya.
Agar proyek pembangunan irigasi ini terlihat transparan, kira nya mohon kepada dinas terkait untuk segera memberikan pengawasan dan menegur pekerjaan proyek Rehabilitasi Jaringan irigasi Kp. Cibodo desa Babakan kec Ciparay, serta kepada konsultan pengawas harus segera memberikan pengawasan yang baik agar kualitas dan kuantitas pembangunan sesuai harapan masyarakat, bukan sesuai harapan pihak ke3 selaku pemenang PL.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum dapat dikonfirmasi, dan yang lebih aneh malah diarahkan kepada pihak Babinsa setempat, bahkan pihak warga pun masih menunggu niat baik dari pihak ke 3 untuk segera transparan dalam pembangunannya (GS)



























