Dewan Pers dan PWI Diduga  Jadikan Oknum Kapolres Indragiri Sebagai Alat Kriminalilasi Wartawan

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri, REVOLUSI.co.id —| Situasi di Indragiri Hilir semakin memanas setelah penahanan dua wartawan yang tergabung dalam Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Gerakan Wartawan Indonesia (GWI) oleh Kapolres AKBP Budi Setiawan, SIK, yang diduga kuat telah terjerat dalam skenario gelap yang diprakarsai oleh Dewan Pers dan organisasi pers yang diduga terlibat dalam praktik korupsi, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Rabu.23/10/2024.

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan oleh Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, seorang alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, yang mengecam keputusan Kapolres dan jajarannya. Menurutnya, langkah penahanan terhadap wartawan Mely dari PPWI dan Indra dari GWI menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang dan manipulasi yang melibatkan pihak-pihak tertentu untuk menjadikan wartawan sebagai korban.

“Saya menilai Kapolres Indragiri Hilir, Budi Setiawan, telah terjebak dalam permainan Dewan Pers dan organisasi pers peternak koruptor, PWI. Bagaimana mungkin Polres Inhil melakukan penahanan terhadap dua wartawan hanya berdasarkan keterangan Dewan Pers yang tidak jelas? Ini jelas keputusan yang tidak rasional,” tegas Wilson saat berada di Sorong, Papua Barat Daya.

Kejadian ini memicu gelombang reaksi dari berbagai kalangan, terutama di kalangan jurnalis dan aktivis pers. Banyak yang menilai bahwa tindakan penahanan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mengkriminalisasi wartawan yang kritis dan tidak sejalan dengan kepentingan pihak-pihak tertentu.

Dewan Pers, sebagai lembaga yang seharusnya melindungi hak dan kebebasan pers, kini dipertanyakan legitimasi dan integritasnya setelah terlibat dalam kasus ini. PWI, yang sering dikritik karena dugaan kolusi dengan oknum-oknum tertentu, juga mendapat sorotan tajam dari para aktivis.

Masyarakat pun mulai berbondong-bondong menuntut kejelasan dan keadilan atas tindakan yang dinilai merugikan kebebasan pers. Selain itu, mereka menyerukan agar aparat penegak hukum tidak terjebak dalam permainan politik yang merugikan institusi dan profesi jurnalistik.

Wilson Lalengke menegaskan, “Kami akan terus mengawal kasus ini dan memastikan bahwa hak-hak wartawan dilindungi. Ini bukan hanya soal Mely dan Indra, tetapi juga soal masa depan kebebasan pers di Indonesia.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan terhadap institusi yang seharusnya melindungi kebebasan berpendapat dan keberagaman suara di media. Tindakan tegas dari masyarakat dan lembaga terkait diharapkan dapat menuntut keadilan bagi wartawan yang teraniaya dan mencegah terulangnya praktik-praktik serupa di masa mendatang. (R***)

Berita Terkait

Tarian Iblis di Balik Jeruji: Ketika Negara Menjebak Nurani Rakyatnya Sendiri
Presiden Prabowo di Gugat Atas Perjanjian Resiprokal Perdagangan Indonesia – AS
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Bukber di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Beranikah 1.574 Pejabat Negara Sumbangkan Gaji Rp.50 juta/Orang/Bulan Untuk Rakyat
Tes Urine untuk Polisi, Separah Inikah Lingkaran Narkoba di Tubuh POLRI
Kapolres Bima Kota Terduga Kepemilikan Narkotika, Memasuki Gelar Perkara di Bareskrim POLRI
Gurita Narkoba di Jantung Kepolisian dan Urgensi Revolusi Moralitas Polri
Kriminalisasi Korban Pencurian di Pancur Batu, Potret Buram Hukum Yang Tidak Tegak

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:08 WIB

Cegah Penyakit Masyarakat, Polsek Sidareja Cilacap Amankan Miras dalam Razia Kos-kosan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:03 WIB

MPC Pemuda Pancasila Cilacap Tegaskan Kabar Aksi “Peduli Mas Bupati” Adalah Hoaks & Upaya Provokasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:23 WIB

Kantor Hukum Fredy & Partners Dukung Penataan Parkir Terpusat Pangandaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:47 WIB

PAC PEMUDA PANCASILA Sidareja Tebar Kebaikan: Berbagi Takjil Jilid 2 DI Posko Lebaran Berlangsung Khidmat

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:51 WIB

Mudik ke Inggris?”: Kelakar Ahmad Luthfi Saat Lepas Bus Manchester United di Mudik Gratis Jateng

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:19 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Desa Karangreja Cilacap, 15 Rumah Warga Alami Kerusakan

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:32 WIB

PAC Pemuda Pancasila Majenang Tebar Kebaikan, Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:49 WIB

Instruksi Tegas Ketua MPC Rio Aditya: Loreng Oranye PAC Maos Siap Amankan Agenda Sosial di Pasar Paing

Berita Terbaru