Kemenag Kick Off Program Masjid Ramah Pemudik Nataru di Karawang

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Karawang, REVOLUSI.co.id– Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menggelar Kick Off Program Masjid Ramah Pemudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan tema “Masjid Berdaya Berdampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Jami’ An-Nur, Kabupaten Karawang, Selasa (23/12/2025).

Program Masjid Ramah Pemudik merupakan inisiatif Kemenag RI untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pelayanan umat, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan libur akhir tahun. Melalui program ini, masjid diharapkan menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman dengan menyediakan fasilitas dasar, seperti tempat istirahat, toilet bersih, air minum, serta informasi perjalanan.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Dr. H. Arsad Hidayat, Lc., M.A., menjelaskan bahwa Program Masjid Ramah Pemudik pada momentum libur Natal dan Tahun Baru merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya dilaksanakan saat arus mudik Lebaran.

“Kalau kita bicara masjid ramah pemudik, ini mungkin yang kedua. Sebelumnya kita sudah melaksanakan masjid ramah pemudik Lebaran. Wajar jika kemudian muncul pertanyaan, mengapa pada Natal dan Tahun Baru kita juga ikut berperan,” ujar Arsad.

Menurutnya, kehadiran masjid pada momentum libur Natal dan Tahun Baru justru menegaskan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan sosial yang terbuka bagi semua kalangan, tidak terbatas hanya bagi umat Islam.

“Nilai yang ingin kita tunjukkan adalah bahwa masjid bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat luas, termasuk di luar umat Islam, tentu dalam batas-batas yang sesuai,” jelasnya.
Arsad menambahkan, program masjid ramah merupakan bagian dari agenda besar Direktorat Urais Binsyar, yang mencakup konsep masjid ramah anak, ramah perbedaan, ramah keberagaman, hingga ramah lingkungan. Masjid juga didorong menjadi pusat penguatan ekoteologi serta ruang penyelesaian konflik sosial.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas ditunjuknya Kabupaten Karawang sebagai lokasi kick off Program Masjid Ramah Pemudik Natal dan Tahun Baru oleh Kemenag RI.
“Kemenag Karawang merasa sangat bangga karena kick off masjid ramah pemudik dilaksanakan di masjid yang ada di Kabupaten Karawang. Ini merupakan awal dari program nasional Kementerian Agama RI,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Agama RI, Direktur Jenderal Bimas Islam, serta Direktur Urais Binsyar atas kepercayaan yang diberikan kepada Karawang sebagai tuan rumah kegiatan.
“Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan, khususnya bagi Kabupaten Karawang, sehingga Karawang benar-benar menjadi kabupaten yang maju,” ujarnya.
Menurut Sopian, penunjukan Masjid Jami’ An-Nur dinilai tepat karena lokasinya berada di jalur mudik non-tol yang padat dan kerap menjadi tempat singgah para pemudik.
“Jalur ini merupakan jalur mudik utama bagi pemudik yang tidak masuk tol. Banyak masyarakat yang beristirahat di kawasan ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, Program Masjid Ramah Pemudik pada momentum Natal dan Tahun Baru ini merupakan yang pertama kali digelar dan diharapkan dapat terus berlanjut pada momentum Ramadan dan Idulfitri mendatang.
“Insya Allah, ke depan masjid ini juga akan kembali menjadi masjid ramah pemudik pada bulan puasa dan menjelang Hari Raya,” pungkasnya. (Asep)

Berita Terkait

Perkuat Keamanan Wilayah, Polsek Sidareja Gandeng Komunitas Ojol Sosialisasikan Layanan Call Center 110
Rio Aditya Nahkodai MPC Pemuda Pancasila Cilacap, Siap Digelar Syukuran Besar-Besaran!
Perkuat Loyalitas, Korwil IV Pemuda Pancasila Cilacap Tegaskan Prinsip “Satu Komando
Proyek Rp2,2 Miliar di Cilacap Sempat Menjadi Proyek Siluman, Setelah Ramai Papan Informasi Akhirnya Dipasang
Aroma Busuk di Tengah Badai OTT KPK Cilacap, Proyek Siluman di Cigobang Terabaikan
Warga Desa Mernek Apresiasi Pembangunan Jalan Kantil 6 Lewat Bantuan Gubernur Jateng
Bola Panas di SMPN 2 Parigi Pangandaran Tentang Dana BOS dan Proyek Revitalisasi Mengguncang Publik
Ranah Minang Kehilangan Sang Maestro, Yus Dt. Parpatiah Tutup Usia

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:00 WIB

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Kang DN Anggota DPR RI Dari Fraksi Golkar Sosialisasikan 4 Pilar di Masjid Al Karomah

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:34 WIB

BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan

Berita Terbaru