RSUD Majenang dalam Sorotan: Stok Obat Menipis, Pelayanan Dinilai “Loyo”

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majenang, REVOLUSI.co.id– Kinerja manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang tengah mendapat kritik tajam dari berbagai pihak.

Fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Cilacap ini dinilai gagal memberikan pelayanan prima, mulai dari birokrasi yang lamban hingga krisis ketersediaan obat-obatan yang kian mengkhawatirkan.

​Tokoh aktivis masyarakat Majenang, Cucu Iskandar, melontarkan kritik pedas terkait kondisi tersebut. Ia menilai manajemen RSUD Majenang saat ini jauh dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi hak dasar masyarakat.

​Persoalan paling krusial yang disorot adalah menipisnya stok obat-obatan di apotek rumah sakit.

Cucu menegaskan bahwa ketersediaan obat adalah hal fundamental yang tidak boleh dikompromikan.

​”Ketersediaan obat itu fundamental. Tidak boleh ada alasan administratif yang menghambat pengadaan obat esensial. Jika stok terus menipis secara berkala, ini membuktikan adanya manajemen pengadaan yang amburadul,” tegas Cucu, Senin (27/04/2026).

​Ia mengingatkan bahwa RSUD Majenang beroperasi menggunakan dana negara yang bersumber dari pajak rakyat, sehingga tidak ada ruang bagi pelayanan yang tidak profesional atau “setengah hati”.

​Selain masalah logistik, muncul keprihatinan terkait kondisi internal rumah sakit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat keluhan mengenai kesejahteraan pegawai yang terus dikurangi.

Hal ini diduga kuat menjadi pemicu menurunnya semangat kerja tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

​Sesuai regulasi perundang-undangan, RSUD memiliki kewajiban mutlak untuk:

​Menjamin Logistik Medis: Alat kesehatan dan obat tidak boleh kosong.

​Pelayanan Tanpa Diskriminasi: Layanan harus cepat, tepat, dan ramah sesuai standar profesi.

​Transparansi Manajemen: Direksi wajib melakukan perencanaan kebutuhan yang presisi.

​Masyarakat mendesak agar Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap segera melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen RSUD Majenang.

​”Kami minta segera ada perbaikan sistem. Jangan sampai warga yang datang dengan harapan sembuh, justru pulang dengan rasa kecewa.

RSUD ini milik rakyat, jangan dikelola dengan mentalitas seadanya,” pungkas Cucu.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Majenang belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi krisis stok obat maupun masalah internal lainnya.(Buyung)

Berita Terkait

Prabowo Subianto Puji Sistem Pengolahan Sampah Banyumas: Teknologi Lokal, Solusi Nasional
Direktur RSUD Majenang Pastikan Langkah Pembenahan Sistem Obat dan Pelayanan
Perkuat Akar Rumput, Ketua DPD PSI Cilacap Lantik Pengurus DPC dan Ranting Gandrungmangu
LSM Trisakti Nusantara Peringati Anniversary Ke 1 di Pangandaran
Perkuat Basis di Kroya, PSI Cilacap Susun Komposisi Pengurus Baru
Semarak Hari Kartini 2026 Desa Karangpucung: Perkuat Peran Perempuan dan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
Lawan Hoaks di Pilkada, GMPP Gelar Diskusi Publik di Wonosobo Bersama Ahmad Luthfi dan Tokoh Nasional
Pujiyono Nyatakan Sikap Menuju Pilkades Karangpucung 2026/2027: Prioritaskan Silaturahmi dan Visi Membangun Desa

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Prabowo Subianto Puji Sistem Pengolahan Sampah Banyumas: Teknologi Lokal, Solusi Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 10:56 WIB

Direktur RSUD Majenang Pastikan Langkah Pembenahan Sistem Obat dan Pelayanan

Senin, 27 April 2026 - 19:03 WIB

RSUD Majenang dalam Sorotan: Stok Obat Menipis, Pelayanan Dinilai “Loyo”

Minggu, 26 April 2026 - 12:39 WIB

LSM Trisakti Nusantara Peringati Anniversary Ke 1 di Pangandaran

Minggu, 26 April 2026 - 10:26 WIB

Perkuat Basis di Kroya, PSI Cilacap Susun Komposisi Pengurus Baru

Sabtu, 25 April 2026 - 20:30 WIB

Semarak Hari Kartini 2026 Desa Karangpucung: Perkuat Peran Perempuan dan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 25 April 2026 - 19:10 WIB

Lawan Hoaks di Pilkada, GMPP Gelar Diskusi Publik di Wonosobo Bersama Ahmad Luthfi dan Tokoh Nasional

Sabtu, 25 April 2026 - 08:01 WIB

Pujiyono Nyatakan Sikap Menuju Pilkades Karangpucung 2026/2027: Prioritaskan Silaturahmi dan Visi Membangun Desa

Berita Terbaru