Cilacap, REVOLUSI.co.id– Polresta Cilacap membangun jembatan Merah Putih Presisi di Desa Karanganyar Kecamatan Gandrungmangu, ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai solusi konkret bagi kebutuhan akses masyarakat pedesaan yang selama ini terkendala sarana penghubung.

Jembatan yang sedang dilaksanakan pekerjaannya itu, menghubungkan dua dusun, yakni Dusun Ciloning dan Dusun Pengampiran, yang dimana selama ini mengalami kendala akses akibat kondisi jembatan lama yang tidak memadai.
Memang terdapat jalur alternatif, namun warga harus menempuh jarak memutar cukup jauh sampai 6 km, pembangunan jembatan yang ditargetkan selesai sebelum Lebaran tersebut, diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat.
Kondisi jembatan yang sebelumnya dinilai memprihatinkan, dan masyarakat terpaksa menggunakan talang air sebagai jembatan penghubung.
Karena jembatan sebelumnya dianggap membahayakan keselamatan, namun tidak menghambat aktivitas masyarakat sehari – hari, dengan melihat kondisi demikian, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi pun menjadi solusi agar mobilitas warga berlangsung aman dan lancar.
Dengan dibangunnya jembatan merah putih itu, sedikitnya 278 kepala keluarga atau lebih dari 1.200 jiwa di lima RT dari dua dusun akan merasakan dampak langsung pembangunan itu, terutama untuk mobilitas menuju lahan pertanian, kebun, serta akses pendidikan ke SD Negeri Karanganyar 05.
Infrastruktur ini dinilai sangat vital, karena menjadi jalur utama aktivitas warga sehari – hari, terutama dalam menjalankan roda ekonomi, pertanian dan pendidikan warga.
Kapolresta Cilacap menegaskan, pembangunan merupakan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kebutuhan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulain dari Institusi Polri, Khususnya Polresta Cilacap,” Ungkapnya.
“Kami ingin membantu masyarakat agar memiliki akses mobilitas yang mudah sehingga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat,” Tegas Kapolresta Cilacap.
Ia menambahkan, Untuk mewujudkan pembangunan ini, membutuhkan dukungan warga, untuk bersama – sama membangun secara gotong royong.
“Kami mengajak masyarakat bergotong royong dalam proses pembangunan, setelah selesai jembatan ini harus dimanfaatkan dan dijaga bersama karena yang merawat adalah kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak, guna menjaga keberlanjutan fungsi jembatan tersebut. Jika di kemudian hari terjadi kendala atau kerusakan, masyarakat di imbau segera berkoordinasi melalui Polsek, pihak kecamatan, maupun pemerintah desa, agar dapat segera ditindaklanjuti dan diperbaiki.
Sementara itu, Camat Gandrung mangu menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. “Kami berterima kasih atas program ini, bukti perhatian Polri yang hadir di tengah masyarakat serta sinergi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur desa,” katanya.
Ground breaking ini, menjadi bukti bahwa peran Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir membantu kebutuhan masyarakat.
Acara yang dihadiri pejabat utama Polresta Cilacap, Camat Gandrungmangu Fathan Adhy Candra, Danramil, Kepala Desa Karanganyar, serta tokoh masyarakat setempat, menjadi satu titik awal bagi Polri dalam manunggal bersama rakyat. (Red/Buyung)






















