Bandung, REVOLUSI.co.id– Jembatan Radug yang menghubungkan dua desa yaitu Desa Karyalaksana Kecamatan Ibun dan Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Badung, yang semenjak dahulu berdiri kokoh kini terbelah akibat tergerus air sungai Citarum.
Peristiwa terbelahnya jembatan Radug diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang meninggi dan mengakibatkan Sungai Citarum meluap dan menggerus pondasi dari jembatan itu. Dengan terbelahnya dan mengalami roboh sebagian jembatan, mengakibatkan akses menuju ke arah Desa Karyalaksana Ibun dan Desa Wangisagara Majalaya lumpuh total dan ditutup sementara.
Menurut salah seorang warga Desa Karyalaksana Kec. Ibun, AEP yang berada di lokasi pada Kamis (16/04) malam, mengatakan,”Berawal dari meningkatnya debit air Sungai Citarum dan curah hujan cukup besar, secara perlahan aliran Sungai Citarum menggerus pondasi jembatan,” Jelasnya.
” Dengan tergerusnya pondasi Jembatan Radug tersebut, mengakibatkan adanya pergeseran jembatan dan mengakibatkan terbelah, serta sebagian dari jembatan roboh. Akibat nya untuk sementara jembatan Radug di tutup sampai diperbaiki kembali. Dan warga pun untuk melakukan aktifitas kini harus menggunakan jalan alternatif yang ada,” Jelasnya.
Setelah informasi jembatan Radug roboh terbelah, pihak Dinas PUTR, serta aparat setempat serta Kapolsek Ibun turun langsung meninjau dan melakukan evakuasi agar tidak terjadi adanya korban. Kini jembatan Radug yang terbelah sudah mendapat perhatian dari Dinas PUTR Kab. Bandung, dan sesegera mungkin akan diperbaiki. ( ASEP BOM )



























