KPU Diduga Cenderung Tidak Netral,  Tidak Ada Tanya Jawab Cawabup Bandung

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id–  Pernyataan Ketua KPU Kabupaten Bandung,, terlihat tidak fair karena dalam pernyataan di debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, KPU menyatakan bahwa ini, adalah debat pasangan calon jadi setiap pertanyaan dapat di jawab oleh Calon Bupati atau Wakil Bupati.

Hal ini sangat mengejutkan sekali karena masyarakat pun ingin mengetahui sejauh mana kecerdasan Calon Bupati dan Calon wakil Bupati, bila  debat seperti ini maka  tidak akan tercermin kemampuan dari seorang Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Dalam debat ini akan terjadi saling serobot antara Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk menjawab dari lawannya. Seharusnya KPU menerapkan sistem siapa yang di tunjuk diberi pertanyaan itu yang seharusnya menjawab. Maka ketertiban akan teratur dalam menjawab pertanyaan.

Terlihat dari debat kali ini,  Rabu (30/10), yang dimana Calon Wakil Bupati Bandung dari Paslon no urut 2, tidak pernah berkomentar bahkan tidak pernah menjawab atau berucap satu patah pun.

Berarti ini terlihat kualitas dan kuantitas Paslon no urut 1 lebih unggul dari Paslon no urut 2, yang dimana no urut 1 saling bahu membahu menyuarakan jawab jawaban dari Paslon no urut 2.

Sedangkan no urut 2 hanya Calon Bupati nya saja yang menjawab dan memberikan pertanyaan, ini jelas wawasan Paslon no urut 1, melebihi wawasan dari Paslon no urut 2 yang  dimana Paslon no urut 2 tidak bisa menjawab dengan bahu membahu antara Calon Bupati dan wakil Bupati Bandung, bahkan cenderung di kuasai oleh Calon Bupati nya saja, sedangkan wakil Bupati nya Alie Syakieb, tidak sepatah kata pun berbicara.

Disini terlihat kualitas dan kuantitas Paslon yang cerdas kedua duanya, dan masyarakat pun bisa menilai, dalam debat Paslon yang diselenggarakan oleh KPU, mana yang cerdas kedua nya mana yang hanya cerdas seorang, yang mana yang akan bahu membahu membangun Kab. Bandung, yang mana yang hanya  seorang diri.

Terlihat dari cara menjawab pertanyaan dari Paslon 1, Paslon 2 banyak didominasi oleh calon Bupati Bandung Dadang Supriatna, sedangkan untuk wakilnya Alie Syakieb, nya bisa menjawab beberapa detik saja.

Disinilah terlihat KPU tidak  diduga berat sebelah karena tidak ada tanya jawab calon wakil Bupati dan Calon Wakil Bupati, ini cenderung debat Bupati, bukan debat pasangan calon. Hal ini perlu adanya evaluasi terhadap KPU yang telah menyuguhkan depat, seolah rekayasa. (R***)

Berita Terkait

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:55 WIB

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:52 WIB

Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:06 WIB

Panen “Cengcelengan” Rp1 Miliar, Jadi Penyelamat Nelayan di Musim Paceklik Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:09 WIB

Ahmad Luthfi: Kepemimpinan Humanis dengan Filosofi “Gopeni Nglakoni” di Jawa Tengah

Berita Terbaru