Ada Proyek Siluman ,  Draenase Saluran irigasi BBWS Di Desa Cikoneng Disorot Publik

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung, REVOLUSI.co.id – Pembangunan Draenase saluran irigasi dari program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di kp Cikoneng RW 04 Desa Cikoneng, Kecamatan ciparay, Kabupaten Bandung, yang di kerjakan pihak ketiga mendapat sorotan tajam dari publik.

Proyek irigasi yang seharusnya menjadi sarana peningkatan kesejahteraan petani itu kini dipertanyakan transparansi dan kualitas pengerjaannya.

‎Diduga Proyek Draenase saluran irigasi  yang tengah dikerjakan diketahui tidak dilengkapi papan informasi proyek. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat karena tidak diketahui nilai anggaran, sumber dana, maupun kontraktor pelaksana.

‎‎

Warga sekitar menjadi pihak pertama yang melayangkan kritik. Mereka menilai pelaksanaan proyek terkesan tertutup dan tidak sesuai asas keterbukaan publik. Sejumlah petani penerima manfaat langsung juga mengaku khawatir terhadap kualitas bangunan.

‎Pantauan awak media Rabu 13 November 2025 di lapangan selain tidak terpasangnya papan informasi, pengerjaan proyek draenase tersebut memperlihatkan pekerja tidak menggali untuk pondasi tetapi hanya di tempel saja, itu kenyataan dilapangan dan menuai reaksi dari masyarakat setempat.

‎“Kalau cuma di tempel tidak digali itu kwalitasnya tidak akan tahan lama, karena itu akan gampang tergerus oleh air apalagi di musim penghujan air akan deras melewati saluran ini. Kami khawatir pondasi cepat jebol,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya kepada awak media.

‎Selain ketiadaan papan proyek yang melanggar ketentuan keterbukaan informasi publik, warga juga menyoroti kualitas pekerjaan yang dianggap lemah kwalitasnya tersebut dikhawatirkan tidak mampu menahan debit air tinggi saat musim hujan.

‎‎“Kami tidak tahu siapa kontraktornya, berapa anggarannya, dari mana sumber dananya. Padahal itu hak masyarakat untuk tahu,” tegas salah satu warga.

‎Saat di komfirmasi awak media salah satu perwakilan pihak ketiga, Dede sebagai pelaksana lapangan menyampaikan dirinya pekerja sebagai pengawas lapangan dari pihak kantor/PT.

‎”saya hanya pekerja sebagai pengawas perwakilan dari kantor, dan saya tidak di satu lokasi keliling terus, masalah papan informasi nanti saya tanyakan ke kantor ya pa”,jawabnya.

‎Dengan jawaban salah satu perwakilan pihak ketiga seperti itu, sudah jelas dari pihak ketiga yang sebagai pelaksana pekerjaan tersebut sudah melanggar Undang undang nomer 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, dan pemasangan papan informasi publik seharusnya dari mulai pelaksanaan sudah terpasang, ini sudah hampir seminggu pekerjaan di mulai belum terlihat adanya papan informasi.

‎Dalam hal ini Meskipun pihak pemerintah desa disebut turut mengawal proyek tersebut, masyarakat berharap ada pengawasan teknis lebih serius dari pihak BBWS maupun instansi terkait.

‎Menurut warga, proyek Draenase saluran irigasi ini vital bagi ketahanan pangan daerah, sehingga mutu pekerjaan tidak boleh asal-asalan.

Hingga berita ini diterbitkan, dari pihak ketiga sebagai pelaksana pekerjaan dan pihak BBWS belum memberikan keterangan resmi terkait spesifikasi teknis maupun pelaksanaan proyek di lapangan. (GS)

Berita Terkait

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta
60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan
Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak
Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447
Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Kamis, 2 April 2026 - 22:29 WIB

Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:00 WIB

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

Berita Terbaru