Cilacap, REVOLUSI.co.id– Transparansi dan kualitas menjadi prioritas dalam proyek infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Cilacap. Berdasarkan papan informasi proyek di lapangan, kegiatan Preservasi Jalan Kalijeruk – Sarwadadi saat ini tengah berjalan dengan alokasi anggaran APBN mencapai lebih dari Rp15,7 miliar.
Proyek strategis ini berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta.

Pekerjaan ini menggunakan konstruksi rigid beton dengan mutu FS 3,8 MPa. Secara teknis, jalan ini dibangun sepanjang kurang lebih 3.000 meter dengan lebar 5,5 meter dan ketebalan beton 20 cm, yang didukung lapisan Lean Concrete (LC) di atas Lapisan Pondasi Atas (LPA) setebal 10 cm.
Tegar, selaku Koordinator Lapangan dari PT. Harya Dewa, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai kisaran 50%. Kondisi di lapangan terpantau aman dan kondusif.
”Kami optimis pengerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak, selama tidak terkendala oleh faktor cuaca yang ekstrem,” ujar Tegar saat memberikan keterangan di lokasi proyek.
Selain fokus pada infrastruktur, proyek ini juga membawa dampak ekonomi langsung bagi penduduk sekitar.
Masyarakat setempat memberikan apresiasi positif karena pihak kontraktor melibatkan warga lokal sebagai tenaga kerja non-skill.
Warga menilai kualitas pekerjaan sejauh ini cukup memuaskan, terlihat dari kerapian hasil pengecoran serta kekokohan beton yang digunakan.
Pelibatan masyarakat ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan terdampak.(Buyung)



























