Beranikah 1.574 Pejabat Negara Sumbangkan Gaji Rp.50 juta/Orang/Bulan Untuk Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, REVOLUSI.co.id– Kini Pejabat Negara setingkat menteri yang duduk di Kabinet Merah Putih menyuarakan rakyat bayar zakat, untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis ( MBG ) yang menurut mereka MBG adalah program yang baik dan benar.

‎Entah pola fikir nya seperti apa pejabat negara sekarang ini, dulu zakat itu untuk fakir miskin dan kaum duafa, namun sekarang berubah bahwa zakat itu untuk memenuhi MBG, apakah ini tidak salah kaprah bila zakat digunakan untuk MBG.

Kalau demikian, dalam Pemerintahan yang di pimpin oleh mantan Jendral Prabowo Subianto, terdapat 48 menteri, 52 wakil menteri dan 10 pejabat setingkat menteri, dari jumlah total 112 pejabat negara ini dan menyumbangkan gaji mereka sebesar 70% setiap bulannya dan dibagikan untuk rakyat yang tidak mampu.

‎Selain itu juga bila ditambah dengan anggota parlemen yang dimana sebanyak 732 anggota MPR RI, 580 anggota DPR RI dan ditambah 152 anggota DPD RI, setiap gaji yang mereka terima sebesar 70% disumbangkan bagi rakyat yang tidak mampu, maka rakyat di negeri ini akan makmur dan sejahtera.

Kita jangan muluk – muluk dari jumlah Kabinet Merah Putih saja sebanyak 112 orang, ditambah jumlah anggota Parlemen sebanyak 1.464 anggota, bila di jumlahkan 1574 pejabat negara diwajibkan mengumpulkan gaji nya sebesar Rp. 20 juta/ bulan, untuk dibagikan kepada rakyat menengah kebawah, maka rakyat Indonesia akan merasa sejahtera.

Namun yang jadi pertanyaan sanggupkah mereka menyumbangkan gaji nya setiap bulan untuk kepentingan rakyat, karena jika dihitung secara matematika dari 1574 pejabat negara diambil rata – rata gaji nya disumbangkan bagi rakyat sebesar 50 juta, maka dalam sebulan akan terkumpul uang sebesar Rp. 78.700.000.000,-

‎Coba kita bayangkan urang sebesar Rp. 78. 700.000,- satu bulan bila di kali setahun, apakah tidak mampu untuk membiayai masyarakat yang tidak mampu, coba pikir secara logika, bila ini terjadi terus – menerus maka rakyat Indonesia akan makmur dan sejahtera.

Penulis : Pimpinan Umum Revolusi

Berita Terkait

Tes Urine untuk Polisi, Separah Inikah Lingkaran Narkoba di Tubuh POLRI
Kapolres Bima Kota Terduga Kepemilikan Narkotika, Memasuki Gelar Perkara di Bareskrim POLRI
Gurita Narkoba di Jantung Kepolisian dan Urgensi Revolusi Moralitas Polri
Kriminalisasi Korban Pencurian di Pancur Batu, Potret Buram Hukum Yang Tidak Tegak
2000 Anak Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Kepala BGN Harus Diperiksa
Klarifikasi Pemberitaan, Dandim 0505 Jakarta Timur Kunjungi Sekretariat Nasional PPWI
Diduga Catut Nama Kasubdit Tipiter Polda Jabar, Lakukan Teror  Kepada Media Di Karawang
Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:31 WIB

Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:51 WIB

Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:39 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:11 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh

Senin, 23 Februari 2026 - 19:30 WIB

Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 18:50 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung, Dari Fraksi Demokrat Raindra  Laksanakan Reses Masa Sidang II di Desa Cigentur

Berita Terbaru