Tekan Inflasi di Tradisi Munggahan, Wakil Ketua DPR RI Gelar Pasar Murah

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung, REVOLUSI.co.id– Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, kembali menggelar aksi nyata melalui kegiatan Pasar Murah.

Kali ini ribuan warga Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, menyerbu lokasi untuk mendapatkan sembako dengan harga miring. Kegiatan ini bertepatan dengan momentum Konferensi PWCNU Kecamatan Pacet, pada Minggu 15 Februari 2026.

Cucun menjelaskan bahwa kehadiran pasar murah ini merupakan bagian dari tradisi “Munggahan” atau menyambut Ramadan dengan suka cita, sekaligus langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.

Cucun menegaskan bahwa tingginya permintaan masyarakat menjelang bulan puasa, seringkali memicu inflasi, Oleh karena itu kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci.

Kita bekerja sama dengan teman-teman di Kab. Bandung untuk menekan inflasi karena demand sangat tinggi menghadapi Ramadan ini,” ujar Cucun.

Tujuannya jelas, agar masyarakat bisa akses lebih dekat dan membeli barang di bawah harga pasar,” sambungnnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Berbagai kebutuhan pokok disediakan untuk memenuhi dapur warga, seperti bahan pokok.

Semua kebutuhan menghadapi puasa untuk ibu-ibu di Desa Pangauban ini kita bantu siapkan melalui pasar murah ini,” jelasnya.

Menanggapi apresiasi warga, legislator asal Kabupaten Bandung ini mengungkapkan bahwa ini merupakan gelaran kesekian kalinya yang ia kawal, baik secara mandiri maupun kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) serta Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Cucun juga mengapresiasi prestasi Pemerintah Kabupaten Bandung yang kerap mendapatkan bonus insentif dari pemerintah pusat atas keberhasilan pengendalian inflasi. Sebagai pimpinan DPR RI, ia memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan.

Saya sekaligus melakukan pengawasan, apakah betul Pemda Kabupaten Bandung melakukan pengendalian inflasi dengan selalu menggelar pasar murah,” tuturnya.

“Ini adalah bukti negara hadir di saat rakyat membutuhkan, terutama saat momen harga pangan mulai merangkak naik,” jelasnya.

Sementara, senyum sumringah terpancar dari wajah Fatimah, warga Kecamatan Pacet, saat menenteng belanjaannya di area Pasar Murah Desa Pangauban.

Bagi Fatimah dan ibu-ibu lainnya, kegiatan ini bagaikan “angin segar” di tengah kekhawatiran naiknya harga pangan menjelang bulan suci Ramadan.

Fatimah mengaku sangat terbantu dengan adanya subsidi harga yang signifikan melalui sistem kupon. Ia mencontohkan, harga kebutuhan pokok yang ia beli turun hampir separuh dari harga normal.

Sangat membantu banget mau masuk bulan Ramadan. Tadi belanja minyak, harga normalnya Rp31.000, tapi karena ada potongan (kupon) Rp15.000, saya cuma bayar Rp16.000,” ujar nya.

“Terus mau beli beras juga, dari harga Rp70.000 jadi jauh lebih murah karena ada potongan Rp50.000,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang telah menginisiasi kegiatan ini di wilayahnya. Menurutnya, aksi nyata seperti ini sangat dinanti oleh masyarakat

Hatur nuhun (terima kasih) buat Pak Haji Cucun, semoga bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, mudah-mudahan ke depannya sering-sering ada pasar murah seperti ini,” pungkasnya. (GS)

Berita Terkait

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3
Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta
60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan
Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak
Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447
Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Kamis, 2 April 2026 - 22:29 WIB

Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:00 WIB

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

Berita Terbaru