Terkait Isu Limbah B3, PT Kartika Aurora Textile Tegaskan ” Kita Sudah Sesuai Baku Mutu” 

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id– Menyusul beredarnya isu dugaan pencemaran limbah cair industri B3 di anak Sungai Cikacembang yang disebut-sebut berasal dari aktivitas PT Kartika Aurora Textile, pihak manajemen perusahaan menyampaikan klarifikasi secara resmi kepada awak media Kamis (15/1/2026)

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Kabag General Affair (GA) PT Kartika Aurora Textile, Aden Ivan, didampingi Agus, yang menegaskan bahwa perusahaan telah menjalankan pengelolaan limbah cair sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Seluruh limbah cair yang dihasilkan perusahaan telah diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan prosedur yang cermat dan terukur,” jelas Aden.

Ia menerangkan bahwa proses pengolahan limbah cair dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari proses kimia, fisika, hingga biologi. Menurutnya, setiap tahapan tersebut dijalankan secara sistematis untuk memastikan hasil akhir memenuhi baku mutu lingkungan.

“Setelah melalui proses kimia, fisika, dan biologi, hasil pengolahan dapat dilihat pada titik outlet atau titik penaatan. Di titik tersebut kami melakukan pemantauan berbagai parameter sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aden menambahkan bahwa di area pengolahan limbah juga terdapat ikan yang dapat hidup dan tumbuh dengan sehat.

Hal tersebut, menurutnya, menjadi salah satu indikator bahwa air limbah yang telah diolah berada dalam kondisi layak sebelum dialirkan ke badan air penerima.

“Keberadaan ikan yang hidup sehat di area pengolahan menunjukkan bahwa air limbah hasil IPAL telah memenuhi standar lingkungan,” katanya.

Aden menegaskan, PT Kartika Aurora Textile berkomitmen untuk menjalankan operasional perusahaan secara bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Pihaknya juga secara rutin melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap sistem pengolahan limbah.

“Kami terbuka terhadap pengawasan dari instansi terkait dan siap berkoordinasi dengan masyarakat demi menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta
60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan
Hati – Hati Penipuan Mengatasnamakan Pegawai Pajak Kuras E-walet Dengan Sistem M-Pajak
Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447
Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung
Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan
Kang DN Anggota DPR RI Dari Fraksi Golkar Sosialisasikan 4 Pilar di Masjid Al Karomah
BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:49 WIB

Gebyar HUT Perumda Air Minum Tirta Raharja yang ke 49 tahun, Biaya Pemasangan Hanya Rp 1 juta

Selasa, 7 April 2026 - 13:22 WIB

60 Rumah Tak Layak Huni di Desa Sukamaju Di Verifikasi, Kades Acep Dorong Percepatan Realisasi Bantuan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:00 WIB

Personil Pengamanan Forkopimcam Majalaya, Siagakan & Perketat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB

Pembangunan Tower Seluler di Solokanjeruk Resmi di Segel Satpol PP Kab. Bandung

Senin, 16 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pembangunan Irigasi di Kp. Cibodo Desa Babakan Diduga Tidak Transparan dan asal – Asalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Kang DN Anggota DPR RI Dari Fraksi Golkar Sosialisasikan 4 Pilar di Masjid Al Karomah

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:34 WIB

BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan

Berita Terbaru