Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id — Warga Kampung Saparako RT 02 RW 17, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad pria bernama Sandi yang ditemukan meninggal dunia di kontrakan tempat tinggalnya pada Selasa pagi (02/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB oleh Ketua RW setempat, Entu Sutisna.
Menurut keterangan Yayan, paman korban, Sandi diketahui tinggal seorang diri dan sudah lama mengidap penyakit stroke yang membuat kondisi fisiknya menurun.
“Korban memang sakit stroke. Sudah lama sering ngeluh dan kadang nggak bisa aktivitas normal,” ujarnya.
“Saya tinggal cukup jauh yakni di kecamatan rancaekek, jadi nggak kekontrol. Sedangkan dilingkungan sini Saparako banyak warga kerja, jadi dia sering sendirian dan jarang keluar rumah kontrakan.
Kecurigaan warga bermula dari korban yang tiga hari ini tidak terlihat beraktivitas dan melakukan komunikasi dengan warga sekitar, karena terdorong rasa curiga dan adanya laporan dari warga, Ketua RW kemudian memutuskan untuk mengecek kondisi korban di dalam kontrakan.
Saat dilakukan pengecekan, dan membuka pintu kontrakan, warga pun dikejutkan dengan kondisi korban yang telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan dalam kondisi membusuk, dan diduga telah meninggal lebih dari satu hari sebelumnya.
“Setelah pintu kontarakan terbuka, saya dan ketua RW terkejut, karena kondisi penghuni kontrakan sudah tak bernyawa, serta kondisi wajah korban sudah busuk,” ungkap Yayan.
Tidak lama setelah kejadian itu dilaporkan, kepihak Polsek Majalaya, tim gabungan Polsek Majalaya bersama Unit Inafis Polresta Bandung tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta mengevakuasi jenazah.
Dalam kejadian itu, Kepala Desa Majalaya H. Ate Saepudin, SH yang tampak hadir dalam evakuasi korban membenarkan, bahwa korban meninggal akibat sakit yang telah lama dideritanya. “Korban sudah lama sakit stroke. Beliau warga asli Majalaya dan sudah dimakamkan di TPU Kondang,” terangnya. ( ASEP BOM )



























