Wartawan Tempo di Teror, Hasan Hasbi Kaya Anak TK

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta, REVOLUSI.co.id–  Sungguh mengerikan watak dan pola pikir seorang pejabat yang omongan nya seakan seenaknya saja, dan tidak pantas seorang pejabat memberikan pernyataan yang tidak tepat dengan permasalahan teror yang di terima oleh Media Majalah TEMPO.

Majalah TEMPO yang menerima teror melalui pengiriman paket,  dan belum diketahui siapa pengirimnya itu, kini mendapat tanggapan miris dari seorang Pejabat Kepresidenan Hasan Hasbi. Saat di wawancarai oleh sejumlah awak media Hasan Hasbi yang menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan dengan tenangnya memberikan jawaban tentang teror kepala babi yang di kirim ke kantor Redaksi Majalah TEMPO, ” Masak aja, Masak aja” jelas Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Hasbi.

Dengan enteng nya Hasan Hasbi berbicara seperti itu, dan seolah – olah itu bukan lah satuan ancaman dan dianggapnya satu peristiwa yang tidak ada apa – apanya.  Padahal bagi awak media itu merupakan satu ancaman besar dan telah melanggar undang – undang nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers.

Mengirimkan paket kepala babi kepada redaksi Majalah TEMPO, itu bila tidak ditanggapi  serius oleh pejabat negara  maka akan mengancam awak media yang lain, jika watak pejabat dan pemimpin nya seperti Hasan Hasbi.

Pernyataan yang tidak pantas dilontarkan oleh pejabat negara Hasan Hasbi, seolah pernyataan yang dilontarkan oleh manusia yang tidak berpikir jernih, sakan itu diloncarkan oleh anak TK atau Anak SD. ( Red )

Berita Terkait

Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya
Hukum Rimba di Polda Metro Jaya, Keterlibatan Anggota DPR RI Ranny Fadh Arafiq
Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara  Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
KPK di Ujung Pusaran “Permainan” Koruptor Yang Jadi Tahanan Rumah
Ceko Beri Pengakuan atas Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
UNCLOS and the Strait of Hormuz: A Call for Respecting Maritime Law
Tarian Iblis di Balik Jeruji: Ketika Negara Menjebak Nurani Rakyatnya Sendiri
Presiden Prabowo di Gugat Atas Perjanjian Resiprokal Perdagangan Indonesia – AS

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:50 WIB

Perkuat Keamanan Wilayah, Polsek Sidareja Gandeng Komunitas Ojol Sosialisasikan Layanan Call Center 110

Selasa, 7 April 2026 - 20:31 WIB

Rio Aditya Nahkodai MPC Pemuda Pancasila Cilacap, Siap Digelar Syukuran Besar-Besaran!

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Proyek Rp2,2 Miliar di Cilacap Sempat Menjadi Proyek Siluman, Setelah Ramai Papan Informasi Akhirnya Dipasang

Rabu, 1 April 2026 - 18:04 WIB

Aroma Busuk di Tengah Badai OTT KPK Cilacap, Proyek Siluman di Cigobang Terabaikan

Rabu, 1 April 2026 - 14:56 WIB

Warga Desa Mernek Apresiasi Pembangunan Jalan Kantil 6 Lewat Bantuan Gubernur Jateng

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:09 WIB

Bola Panas di SMPN 2 Parigi Pangandaran Tentang Dana BOS dan Proyek Revitalisasi Mengguncang Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ranah Minang Kehilangan Sang Maestro, Yus Dt. Parpatiah Tutup Usia

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:08 WIB

Cegah Penyakit Masyarakat, Polsek Sidareja Cilacap Amankan Miras dalam Razia Kos-kosan

Berita Terbaru