Tebar Fitnah Ke Paslon no urut 1. Sahrul : Itu Fitnah Paling Keji

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLISI.co.id –   Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1  Sahrul Gunawan dan Gungun Gunawan,  terus menerus dihantam oleh fitnah yang disebarkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan foto – foto jaman dulu (jadul)  dimana Sahrul Gunawan semasa masih ABG terus menerus di sebar, oleh orang -orang yang tidak bermoral dan tidak punya etika politik,. Semua itu dilakukan demi meraih jabatan dan rasa ketakutan kalah dalam berkontestan.

Bahkan kini mulai muncul kembali selebaran yang dibagikan oleh para pengamen dan di duga disebarkan di wilayah Soreang,  selebaran yang tidak pantas dan menempelkan foto Sahrul Gunawan semasa menjadi artis dan semasa ABG.

Bahkan Sahrul Gunawan telah membantah segala fitnah itu, dan  Sahrul pun tidak pernah mengatakan ” BAHWA BERPELUKAN SEPERTI ITU TIDAK HARAM”, hal ini lah yang perlu diluruskan oleh Calon Bupati Bandung no urut 1 Sahrul Gunawan.

Seperti yang diungkapkan Sahrul Gunawan disela – sela kampanye nya di solokanjeruk Minggu (17/11),  mengatakan,” Kalau tentang penyebaran foto – foto seperti itu saya anggap itu hal biasa, karena waktu itu saya berprofesi sebagai arti, dan status saya sebagai lajang, tapi itu saya anggap sebagai resiko,” Jelas Sahrul Gunawan.

“Fitnah yang saya rasa itu sangat keji adalah adanya tulisan bahwa berpelukan seperti itu tidak diharapkan oleh agama, saya jelaskan kembali itu yang memfitnah sangat keji, ya sesuai dengan hukum agama jangankan berpelukan, bertatap mata saja  bukan dengan muhrim,nya itu tidak boleh dan disebut zinah mata, apa lagi berpelukan, bukan sesama muhrim, sangat dilarang sekali oleh agama Islam,” Jelas Sahrul Gunawan.

“Jadi Saha hanya mengingatkan kepada yang penyebar fitnah, hanya demi meraup kekuasaan segeralah bertobat, jangan menjadikan agama sebagai topeng, tapi jadikan lah agama sebagai pondasi dalam hidup ini. Jangan sampai mengajak masyarakat untuk mencoblos dirinya akan masuk surga, itu merupakan ajakan yang sesat, tapi aneh tidak ada yang berkomentar padahal itu sudah masuk dalam kategori penistaan agama,” Jelas Sahrul.

“Jadi marilah kita bersama – sama bersaing secara sehat, secara profesional, terapkan norma -norma etika yang baik, jadikan demokrasi sebagai bentuk kebebasan dalam berpolitik. Jangan jadikan pesta rakyat  Kab. Badung ini dijadikan satu bentuk permusuhan, tapi jadikan sebagai bentuk edukasi yang baik bagi masyarakat Kab. Bandung, agar tetangga aman, tentram dan berwibawa,” Ungkap Sahrul Gunawan. (R***)

Berita Terkait

Produksi Seragam Anak di Aneka Jaya Kosambi Kota Bandung Diduga Tidak Kantongi Sertifikat SNI
Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Diduga Gelapkan Modal Investasi dari Pensiunan TNI, Oknum Pimpinan LPK di Sidareja Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Berita Terbaru