• Home
  • Ekonomi
  • PGN Investasi Rp 1,86 Triliun Perluas Infrastruktur Gas Dumai

PGN Investasi Rp 1,86 Triliun Perluas Infrastruktur Gas Dumai

Rabu, 21 Juni 2017 07:04:00
BAGIKAN:
REVOLUSI.CO.ID, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperluas jaringan infrastruktur gas bumi di berbagai daerah. Salah satunya dengan membangun jaringan pipa distribusi gas bumi di Dumai, Provinsi Riau, sepanjang 56 kilometer.
 
Direktur Utama PGN, Jobi Triananda Hasjim, mengatakan proyek pipa distribusi gas bumi Dumai untuk pelanggan-pelanggan PGN tersebut akan terkoneksi dengan pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai sepanjang 67 km.
 
"Beberapa waktu yang lalu kami telah menandatangani Heads of Agreement (HOA) untuk proyek pipa transmisi Duri-Dumai bersama Pertamina," kata Jobi di acara buka puasa bersama di Kantor Pusat PGN, Jakarta Pusat, Selasa (20/6).
 
Terkait pasokan gas bumi, PGN telah mendapat kepastian alokasi gas dari ConocoPhillips sebanyak 37 (Billion British thermal units per day (BBTUD) untuk 2018-2030. PGN juga akan mendapatkan tambahan pasokan gas bumi sebesar 2 BBTUD dari Jambi Merang.
 
"Dua proyek infrastruktur gas bumi di Duri-Dumai ini diperkirakan membutuhkan dana investasi sekitar 140 juta dolar AS (Rp 1,86 triliun)," kata Jobi.
 
Selain Duri-Dumai, saat ini PGN tengah mengembangkan infrastruktur pipa transmisi gas bumi West Natuna Transmission System (WNTS) ke Pulau Pemping, Provinsi Kepulauan Riau.
 
Lalu, PGN juga mengembangkan pipa gas bumi di Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km dan pengembangan infrastruktur gas bumi di Gresik, Jawa Timur.
 
Perusahaan gas milik BUMN, tersebut juga membangun jaringan pipa distribusi gas bumi di Pasuruan, Mojokerto dan menambah jumlah pengguna gas bumi terutama di sektor industri di berbagai wilayah eksisting PGN.
 
Secara keseluruhan PGN telah membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.270 km. Infrastruktur PGN ini setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia.
 
Hingga saat ini, PGN telah mengalirkan gas untuk 1.652 pelanggan industri dan pembangkit listrik, 1.929 pelanggan komersial (hotel, restoran, dan rumah makan) dan Usaha Kecil, serta untuk 204.000 pelanggan rumah tangga. Pelanggan PGN tersebut tersebar di 19 kota di 12 provinsi.(kumparan)
BAGIKAN:
KOMENTAR