Cimanggu, Cilacap, REVOLUSI.co.id-Upaya memperkuat infrastruktur pertanian dan menjaga pasokan air bagi lahan persawahan terus direalisasikan di wilayah Kabupaten Cilacap.
Salah satunya melalui proyek Pembangunan Bangunan Konstruksi Dam Parit yang berlokasi di Kelompok Tani Sido Mulyo, Desa Cijati, Kecamatan Cimanggu.
Berdasarkan papan informasi proyek Kementerian Pertanian, pekerjaan ini didanai melalui APBN Kementerian Pertanian RI dengan nilai anggaran sebesar Rp 123.000.000,- (Seratus Dua Puluh Tiga Juta Rupiah).
Pelaksanaan proyek swakelola oleh UPKK Kelompok Tani Sido Mulyo ini ditargetkan mampu mengairi areal persawahan/lahan oncoran seluas 25 hektar.
Proyek yang mengantongi SPK Nomor 33.01.24/BANKON/KPHS/UP.291/SPK/07/2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 179 hari kalender, terhitung sejak 6 Juli 2026 hingga 31 Desember 2026.
Pantauan di lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan pengerjaan fisik struktur dinding penahan air tengah berlangsung intensif dengan keterlibatan tenaga kerja lokal, di mana progres fisik dilaporkan telah mencapai kisaran 50 persen.
Ketua UPKK Kelompok Tani Sido Mulyo, Rudi Hartono, memastikan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai dengan aturan teknis yang ditetapkan.
Pengawasan ketat juga dilakukan secara berkala oleh pihak dinas pertanian terkait bersama masyarakat penerima manfaat guna menjamin kualitas bangunan.
Apresiasi positif turut disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, Daswoto. Ia menyambut baik pelaksanaan proyek ini dan memberikan penghargaan kepada tim UPKK beserta para pekerja yang dinilai transparan dan akuntabel dalam menjalankan pembangunan.
Kehadiran dam parit ini diharapkan dapat memperlancar tata kelola air irigasi, mencegah ancaman kekeringan pada musim kemarau, serta meningkatkan produktivitas hasil panen para petani di Desa Cijati dan sekitarnya.
(Tim/Red)