• Home
  • Bengkalis
  • Tata Kelola Pemerintahan Bengkalis Dinilai Amatiran

Tata Kelola Pemerintahan Bengkalis Dinilai Amatiran

Jumat, 07 April 2017 15:12:00
BAGIKAN:
REVOLUSI.CO.ID, BENGKALIS - Kalangan masyarakat menilai kalau tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bengkalis saat ini masih jauh dari harapan, bahkan terkesan dikelola secara amatiran. Pendapat tersebut dikarenakan sampai saat ini hanya tinggal kabupaten Bengkalis di Riau yang belum melakukan assesment terhadap jabatan eselon II, serta sejumlah permasalahan dalam menjalankan roda pemerintahan.
 
Hal itu dilontarkan ketua Barisan Muda-Penegak Amanat Nasional (BM-PAN) kabupaten Bengkalis Reza Alfian ST menyikapi kondisi pemerintahan di Bengkalis sekarang yang terkesan kurang maksimal dalam melaksanakan program pembangunan, termasuk tata kelola pemerintahan. Sejumlah agenda kerja sudah menunggu pada tahun anggaran 2017 ini, tapi langkah kearah sana belum kunjung terlihat.
 
“Saya menilai tata kelola pemerintahan di Bengkalis sekarang seperti amatiran. Belum dilaksanakannya assesment untuk pengisian jabatan eselon II, kondisi keuangan daerah yang kurang kondusif, jelas berdampak kepada pelaksanaan program pembangunan ditengah masyarakat,”ujar Reza Alfian, Kamis (06/04/2017).
 
Alasan lainnya ia menilai tata kelola pemerintah seperti amatiran ditunjukan dengan tidak bergulirnya program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (UED-SP) karena Surat keputusan (SK) pengangkatan sarjana pendamping desa (SPD) belum juga ditandatangani bupati. Padahal ribuan masyarakat sudah menunggu untuk mendapatkan pinjaman bergulir tersebut sebagai modal kerja mereka.
 
Kemudian sambung Reza, dengan belum dilaksanakannya assesment untuk eselon II atau kepala SOPD, tentu berdampak juga kepada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah di Bengkalis. Berkaca pada situasi sekarang, proses pelaksanaan pelelangan umum bisa saja dilakukan melewati bulan April atau Mei tahun ini, dan itu tentu tidak bagus kepada pembangunan daerah.
 
“Selaku masyarakat Bengkalis kita tentu berharap ada perbaikan dalam pengelolaan pemerintahan dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat luas. Tentu saja itu menjadi tugas dan tanggungjawab duet kepala daerah sekarang bersama stake holder yang ada di kabupaten Bengkalis sesuai visi dan misi saat pilkada tahun 2015 lalu,” tukas Reza.(dfh)
BAGIKAN:
KOMENTAR