Ada Dugaan Pungli PPG Sebesar Rp. 2,5 Juta di Seksie  PAIS Kemenag Kab. Bandung

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id– Sangat disayangkan sekali program Pendidikan Profesi Guru ( PPG ) yang di laksanakan Universitas Islam Nusantara  (UIN ) Sunan Gunung Jati, yang seharusnya di danai dari APBD masing – masing Kabupaten/ Kota, ternyata di duga ada pungutan liar kepada para calon peserta PPG.

Dugaan ini mencuat setelah adanya salah seorang guru Pendidikan Agama Islam ( PAI )  di salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Bandung merasa aneh dengan adanya program PPG, yang seharusnya anggaran nya diambil dari APBD, namun ternyata dalam pelaksanaannya mereka harus membayar sebesar Rp. 2,5 juta per orang.

Menurut salah seorang guru PAI yang mengikuti PPG pada 2024, saat dihubungi mengatakan,” Untuk Kab. Bandung  yang mengikuti PPG dimintai sejumlah uang dengan alasan untuk dana talang karena anggaran dari APBD belum turun,” jelasnya.

“Alasan diminta uang sebesar Rp. 2,5 juta itu, karena anggaran PPG dari APBD Kab. Bandung belum cair, dan itu kejadiannya pada tahun 2024, jadi memang benar adanya kalau penyelenggaraan PPG di lingkungan PAIS Kemenag Kab. Bandung dipungut biaya,” Jelasnya.

Adanya dugaan pungli di Seksie PAIS ( Pendidikan Agama Islam ) untuk PPG sebesar Rp. 2,5 juta, saat akan dikonfirmasi kembali ke Kepala seksie PAIS Kemenag Kab. Bandung,  Rabu ( 25/03), sedang tidak ada ditempat. ( Asep Bom )

Berita Terkait

Produksi Seragam Anak di Aneka Jaya Kosambi Kota Bandung Diduga Tidak Kantongi Sertifikat SNI
Rumah warga RT 03 RW 09 Desa Majakerta Majalaya Mau Roboh, Pemerintah Tidak Ada Perhatian
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Polsek Majalaya Gelar Apel Gabungan Bersama Masyarakat
Rabat Beton Siluman di Ciraab Ds. Sudi Kec. Ibun, Harus Ketat Pengawasan
Korupsi Laptop BGN Capai Rp500 Miliar: BPK dan Kejagung Mulai Bergerak, PPWI Desak Pencopotan Kepala BGN
‎Jembatan Radug  Penghubung Kec. Ibun Dan Majalaya Terbelah, Warga Dihimbau Cari Jalan alternatif
Gaji Pekerja Lebih Besar Dari Biaya Rehab  Dalam Rehabilitasi Perpustakaan SDN di Kab. Bandung, RAB Yang Menyesatkan
Rehabilitasi Gedung Perpustakaan SDN Padaasih Paseh makan waktu 60 hari, Diduga Untungkan Pihak Ke 3

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Diduga Gelapkan Modal Investasi dari Pensiunan TNI, Oknum Pimpinan LPK di Sidareja Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

Politik “Rumah Gadang”: Mengembalikan Marwah Demokrasi di Ranah Minang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:33 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Majenang Dikeluhkan, Ceceran Lumpur PT Wika Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:02 WIB

Jawaban Kades Cimerak Dituding Menyesatkan, Publik Desak Inspektorat Turun Tangan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:54 WIB

‎Dugaan “Mafia Peradilan” di PN Sumedang Menguat Dalam Kasus Tol Cisumdawu, KPK Jangan Diam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:45 WIB

PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Peringati May Day, Komunitas KGenH dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sidareja

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Peringati May Day, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jalan Sehat di Ungaran

Berita Terbaru