Tanpa Papan Informasi,  TPT Di Kp limus Desa Marayung Diduga Asal-Asalan, Warga Pertanyakan Pengawasan Pihak Dinas PUTR

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung, REVOLUSI co.id – Pekerjaan perbaikan saluran Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah kp. limus desa maruyung, kecamatan Pacet, Kab.Bandung, Diduga Asal asalan, pasalnya selain tidak terpasang papan informasi pekerjaan, material yang di gunakan kwalitas nya sangat jelek.

‎Dari hasil pantauan awak media di lapangan pada Minggu (9/11/2025), terlihat bahwa pengerjaan proyek TPT tersebut dilakukan secara tidak maksimal dan terkesan asal-asalan. Selain tidak terpasangnya papan informasi pekerjaan, sebagian material menggunakan batu teunang, serta tidak terlihat kerapian dan kelurusan pasangan batu.

‎Kondisi itu membuat hasil pekerjaan terlihat tidak rapi, melengkung, dan tidak memenuhi standar teknis konstruksi. Di beberapa titik juga terlihat material berserakan tanpa penataan yang baik.

‎Salah satu pekerja saat di konfirmasi awak media terkait pemasangan material batu teunang  hanya menjawab kami hanya pekerja.

‎”abdi mah Ngan ukur pagawe, upami masalah papan proyek teu Aya sareung batu na kieu mah sok we taekeun Kanu berita, ( Saya hanya pekerja, masalah tidak ada papan informasi dan material batu seperti ini saya tidak tau, silahkan aja naikin berita)”,jawab salah satu pekerja.

‎Sementara itu, salah satu warga yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan “Kalau ini pekerjaan dari dinas harusnya ada terpasang papan informasi, dan terlihat nilai anggarannya berapa, volume pekerjaan nya berapa dan jelas sumber anggaran nya darimana  serta pihak pelaksana nya dari CV apa, kan ini tidak ada”, terangnya.

‎” kenapa pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas PUTR tidak mengawasi pekerjaan seperti ini, kan kewajiban nya untuk mengawasi ini mah di lokasi tidak ada”,ucapnya salah satu warga dengan nada kecewa

‎Warga menilai pekerjaan tersebut terkesan tidak transfaran dan menduga adanya unsur kesengajaan dari dinas terkait dengan tidak mengawasi pekerjaan TPT tersebut, kalau memang ada pengawasan tentunya pihak pemborong akan memasang papan informasi publik di lokasi pekerjaan, dengan minimnya pengawasan dalam pekerjaan berpotensi akan adanya penyimpangan penggunaan anggaran.

‎Masyarakat berharap Dinas PUTR kab.Bandung dan aparat penegak hukum segera turun meninjau lokasi proyek untuk memastikan apakah pelaksanaan di lapangan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

‎Sebagai penutup, warga juga menyerukan agar pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap setiap kontraktor pelaksana proyek infrastruktur, agar tidak ada lagi pekerjaan asal jadi yang hanya menguntungkan pihak tertentu namun merugikan kepentingan masyarakat.

‎“Pengawasan harus diperketat. Kalau ada pemborong nakal, putus kontraknya dan jangan diberi proyek lagi. Pembangunan harus untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya segelintir orang,” pungkas warga penuh harap. (GS)

Berita Terkait

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:55 WIB

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:52 WIB

Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:06 WIB

Panen “Cengcelengan” Rp1 Miliar, Jadi Penyelamat Nelayan di Musim Paceklik Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:09 WIB

Ahmad Luthfi: Kepemimpinan Humanis dengan Filosofi “Gopeni Nglakoni” di Jawa Tengah

Berita Terbaru