Puluhan Siswa Keracunan MBG, Positif Bakteri E. coli, Dugaan Penutupan Fakta oleh Dinas Kesehatan

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembilahan, REVOLUSI.co.id
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir resmi merilis hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan pangan yang menimpa puluhan siswa sekolah dasar di Tembilahan.

Berdasarkan surat undangan bernomor 400.7.11/1413/Dinkes, rilis hasil pemeriksaan digelar pada Senin, 25 Agustus 2025, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Dari sejumlah sampel makanan dan muntahan yang diperiksa secara mikroskopik oleh Laboratorium Daerah bersama Badan Karantina Kesehatan, ditemukan hasil mengejutkan.
Beberapa sampel, seperti, sayuran, irisan timun, dan tumis toge, dinyatakan positif mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli).

Meskipun tidak ditemukan bahan kimia berbahaya seperti boraks, metanol, maupun formalin, dalam Mie, namun kondisi Mie yang basi dan berlendir menjadi media subur pertumbuhan bakteri ini.

Bakteri E. coli dapat menghasilkan racun seperti Shiga toxin atau enterotoxin yang merusak dinding usus dan memicu gejala keracunan serius.

Dalam konferensi pers, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi, menyebut Ketua Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) tidak dapat hadir karena masih mengalami tekanan psikologis pasca-insiden.
Namun, keterangan sejumlah saksi yang hadir menyebutkan bahwa Ketua SPPG sebenarnya berada di lokasi acara.

Ketua Yayasan, Guntur, menyatakan bahwa pihaknya hanya menyediakan tempat dan tidak bertanggung jawab atas pengolahan maupun kualitas makanan yang disajikan.
Sementara itu, awak media yang mencoba meminta izin meninjau dapur tempat makanan diolah justru dihalangi oleh Kadis Kesehatan dengan alasan Ketua SPPG masih dalam kondisi “shock”.

Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan mutu makanan dalam program gizi sekolah.
Saat ditanya mengenai SOP sebelum makanan disajikan kepada murid, Kadis Kesehatan menyebut bahwa makanan harus dicicipi terlebih dahulu oleh guru.
Namun, pernyataan ini dibantah Kepala Sekolah SDN 032 yang mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan dari Dinas Kesehatan terkait prosedur tersebut.

Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir, Rosmely, menilai kasus ini tidak bisa dianggap sepele dan selesai hanya dengan permintaan maaf serta menanggung semua biaya pengobatan.

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak. Temuan bakteri E. coli bukan perkara kecil dan harus ditindaklanjuti secara transparan. Jangan sampai ada kesan bahwa fakta ditutupi demi melindungi pihak tertentu,” tegas Rosmely.

Ia juga meminta agar aparat penegak hukum ikut turun tangan menyelidiki dugaan kelalaian dan memastikan SOP keamanan pangan di sekolah dijalankan sesuai standar.

Publik mendesak pemerintah daerah bersikap terbuka dan menindak tegas pihak yang lalai dalam kasus ini.

Sorotan tajam kini mengarah pada Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, yang dinilai kurang responsif dan terkesan menutup akses informasi kepada media dengan tidak hadirnya pihak BPOM dan Ketua SPPG. ( REDAKSI )

Berita Terkait

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton
Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa
Panen “Cengcelengan” Rp1 Miliar, Jadi Penyelamat Nelayan di Musim Paceklik Jelang Lebaran
Gubernur Jateng Ajak Wartawan ‘Gempur’ Kemiskinan Lewat Keterbukaan Informasi
Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif
Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren
Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?
Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:31 WIB

Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:51 WIB

Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:39 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:11 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh

Senin, 23 Februari 2026 - 19:30 WIB

Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 18:50 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung, Dari Fraksi Demokrat Raindra  Laksanakan Reses Masa Sidang II di Desa Cigentur

Berita Terbaru