PSPKB Di Kab. Bandung Diduga jadi Ajang Bancakan

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id-  Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB) yang diluncurkan Pemkab Bandung pada tahun 2024 ini mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Pasalnya, program yang tujuannya untuk menciptakan kesetaraan dalam pembangunan antara desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung tidak berjalan sesuai harapan. Beragam masalah muncul di tengah masyarakat.

Beberapa isu yang muncul termasuk resistensi dari sebagian anggota masyarakat, transparansi anggaran, aksi premanisme, dugaan korupsi oknum aparatur pemerintah dan kendala dalam koordinasi antar lembaga pemerintah. Selain itu, persoalan pendanaan dan keberlanjutan program itu pun tidak jelas.

Berdasarkan Peraturan Bupati Bandung Nomor 249 tahun 2023 tentang Pelaksanaan Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB) Pengelolaan anggaran ini dipegang oleh kelurahan yang kemudian melakukan alokasi dan pelaksanaan anggaran di setiap RW berdasarkan usulan warga dan musyawarah kelurahan.

Sejumlah media telah melakukan investigasi dan konfirmasi ke beberapa sumber. Banyak ditemukan permasalahan terkait PSPKB di beberapa kelurahan. Program dengan anggaran sebesar Rp 17,6 miliar yang diperuntukkan ke-176 Rukun Warga (RW) di 10 kelurahan di Kabupaten Bandung tidak tepat sasaran dan tidak efisien. Ada dugaan, bahwa program PSPKB 100 juta per RW tersebut dijadikan ajang bancakan oknum untuk kepentingan pribadi. Hal ini akan memperkuat persepsi bahwa anggaran hanya dihabiskan tanpa manfaat nyata bagi masyarakat kelurahan di Kabupaten Bandung.

Berdasarkan temuan di lapangan, ada oknum kelurahan yang meminta setoran dari setiap Pokmas yang nilainya cukup fantastis. Menurut keterangan sumber, pada 12 Agustus 2024 dana yang sudah dimasukin amplop lalu disetorkan ke oknum kelurahan (inisial D).

Menurut keterangan Pokmas di Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, ada beberapa orang yang menerima setoran tersebut, diantaranya Lurah 500 ribu, Seklur 500 ribu, LPM 500 ribu, Doni 500 ribu, Nono 250 ribu, Teten 250 ribu, media 250 ribu dan persiapan SPJ sebesar Rp 750 ribu.

Diketahui, bahwa dari program PSPKB di Pokmas RW 16 senyak 7 RT menerima dana sebesar Rp. 40.620.000,- Sementara berdasarkan kuitansi masing-masing RT hanya menerima Rp. 4.364.000,- lalu kemana uang yang Rp. 8.000.000,- Disinyalir dari masing-masing Pokmas ada anggaran yang diselewengkan oleh oknum.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan adanya surat edaran resmi yang mewajibkan setiap KK untuk memberikan bantuan terkait program PSPKB yang jumlahnya sudah ditentukan. Hal ini yang menimbulkan gejolak di lingkungan masyarakat. Swadaya Masyarakat adalah bentuk partisipasi warga dalam membangun atau mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan Bersama, baik melalui tenaga, pikiran, waktu, maupun dana. Namun jika swadaya ini dilakukan dengan cara “dipaksakan” tentu dapat menimbulkan berbagai masalah.

Keluhan lainnya juga datang dari Panitia PHBN HUT RI ke-79 tahun 2024. Semestinya panitia menerima anggaran sebesar Rp. 5.000.000,- per RW, namun hingga saat ini belum menerima. Padahal kegiatan dan SPJ sudah dilaksanakan.

Pemberitaan sebelumnya, salah seorang lurah merasa geram dan melontarkan kata-kata kasar, penghinaan kepada salah seorang jurnalis yang tidak sepatutnya dilakukan oleh seorang pimpinan daerah. Sikap arogan yang tidak mencerminkan kepribadian sebagai figur pejabat publik. “Sia Goblok,” kata lurah dengan nada geram hingga diulang kepada salah seorang jurnalis. Ini adalah salah satu bentuk intimidasi dan teror mental kepada wartawan yang sedang malakukan tugas jurnalistiknya.

Meski mendapat kecaman dari berbagai pihak, tidak ada itikad baik dan upaya untuk mengklarifikasinya.

Permintaan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti dugaan korupsi Program PSPKB di Kabupaten Bandung. Suksesnya PSPKB dan program-program serupa di masa depan akan sangat ditentukan oleh komitmen dan sinergitas yang terjaga oleh semua pihak yang terlibat. Mari bersama-sama memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan. (R***).

Berita Terkait

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:47 WIB

Korwil II Pemuda Pancasila Cilacap Salurkan Amanat Ketua MPC di Nusawungu dan Kroya

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:55 WIB

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:52 WIB

Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:00 WIB

Gubernur Jateng Ajak Wartawan ‘Gempur’ Kemiskinan Lewat Keterbukaan Informasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Berita Terbaru