Pemberangkatan Haji Kab. Bandung Di Duga Ada Pungli. Kemenag Angkat Bicara

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_1026

oplus_1026

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id – Dalam pemberangkatan jemaah haj Kabupaten Bandung i pada bulan Juli 2024 yang lalu, ternyata masih menyimpan beberapa masalah, bahkan ada jemaah haji asal Kab. Bandung yang membicarakan bahwa sebelum pemberangkatan haji mereka dimintai sejumlah uang, yang mengaku sebagai pegawai Kemenag.

Perlu kita luruskan,  dengan adanya dugaan pungli dalam pemberangkatan dan pemulangan  jamaah haji Kab. Bandung pada tahun 2024, sebanyak 2.905 jamaah, sebesar Rp. 500.000,-, patut diduga dalam penggunaanya untuk apa, karena dalam pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji, Pemkab. Bandung telah menyediakan anggaran sebesar Rp. 250.000 per jemaah.

Namun Kepala Kemenag Kabupaten Bandung Cece  Hidayat,  membantah hal itu karena menurutnya tidak ada pungutan untuk biaya pemberangkatan dan pemulangan kepada Jemaah Haji Kab. Bandung.

“Perlu saya sampaikan, bahwa dalam pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun 2024, tidak ada pungutan apa pun. Dapat kami.jelaskan bahwa kemenag kab bandung baik secara personal atau pun kelembagaan.tidak pernah memungut dan tidak pernah memerintahkan baik.lisan atau tulisan,” Jelas Kepala Kemenag Kab. Bandung Cece Hidayat

“Silahkan tanya ke jamaah haji siapa yg telah memungut dan di setorkan kepada siapa? Jika ada pungutan tersebut kepada siapa Uang tersebut diserahkan. Tugas kami hanya menyiapkan jamaah haji saja,” Tegas Kepala Kemenag Kab. Bandung Cece Hidayat, saat dihubungi via WhatsApp Jumat (09/08).

Hal Senada juga disampaikan  oleh Humas Kemenag Kab. Bandung Yuda, saat dihubungi, di Kantor Kemenag, Jumat (09/08), mengatakan,”Kebetulan Pak Kemenag sedang ada rapat. Jadi biar saya yang jelaskan saja.  Alhamdulilah, Kami disini melayani jemaah haji dengan baik, mulai dari pemberangkatan dan penjemputan ,kami layani dengan baik, bahkan snack juga penginapan kami persiapkan tanpa ada pungutan,”jelasnya.

“Untuk bantuan dari Pemkab. Bandung memang ada sebesar Rp. 250 ribu, itu buat jajan para jamaah haji,   Sedangkan untuk pungutan sebesar Rp. 500 ribu, saya pastikan tidak ada, karena kami juga diawasi oleh Kanwil, karena ada tim pengawas,” Ungkap Humas Kemenag Yuda.

Namun hasil investigasi dilapangan, ketika bertanya kepada jemaah haji yang kini sudah pulang dari menunaikan ibadah haji, mengatakan bahwa mereka dimintai untuk biaya pemberangkatan dan pemulangan sebesar Rp. 500ribu.

“Benar sebelum berangkat ke tanah suci, saya dimintai uang sebesar Rp. 500ribu. Oleh seseorang yang mengatasnamakan pegawai Kemenag, , saya tidak tahu siapa orangnya, cuma dia bilang untuk biaya tambahan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji. Saya pun sempat ngobrol sama rekan – rekan yang lain, ternyata mereka juga sama diminta Rp. 500ribu,”jelasnya.

Bila memang dugaan itu benar adanya bayangkan saja jumlah jamaah haji Kab. Bandung yang berangkat pada tahun 2024 itu sebanyak 2.905 orang, bila dikalikan Rp. 500ribu, jelas sangat menggiurkan sekali. (R***).

Berita Terkait

Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026
Anggota DPRD Kab. Bandung, Dari Fraksi Demokrat Raindra  Laksanakan Reses Masa Sidang II di Desa Cigentur
RSUD Majalaya Berbenah Tingkatkan Rasa Nyaman dan aman Kepada Pasien

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:46 WIB

Transformasi Paradigma: MPC Pemuda Pancasila Cilacap Perkuat Ideologi dan Luncurkan “Akselerasi Program”

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:25 WIB

Deklarasikan “Jaga Kondusifitas” Polsek Sidareja  Gandeng Ormas dan LSM

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:39 WIB

Kuasa Hukum Ny. Gita Chindy Layangkan Somasi Keras Terkait Penguasaan Sepihak Bundel Waris Alm. Daryono

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:57 WIB

Jalan Desa Karanggintung Jadi “Kubangan Lumpur”, Warga Tuntut Kontraktor Proyek PSU Bertanggung Jawab

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:51 WIB

Pembangunan Tower 52 Meter di Cimanggu Disidak Satpol PP, Legalitas Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:25 WIB

Instruksi Tegas Ketua MPC PP Cilacap: Satu Komando Bersama Polri, Dilarang Keras Aksi Sepihak!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:22 WIB

Polsek Sidareja Tebar Kebaikan di Bulan Suci: Bagikan Takjil dan Pesan Kamtibmas di Perempatan Terminal

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:37 WIB

Karangpucung 2026: Memilih Nahkoda, Bukan Sekadar Nama

Berita Terbaru