• Home
  • Pekanbaru
  • Indra Yovi: Belum Terima Info Resmi Tambahan Positif Covid-19 Baru di Riau

Indra Yovi: Belum Terima Info Resmi Tambahan Positif Covid-19 Baru di Riau

Kamis, 26 Maret 2020 01:10:00
BAGIKAN:
PEKANBARU, Revolusi.co.id - Pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Covid-19 mengonfirmasi tambahan seorang lagi pasien positif virus corona di Riau. Dengan demikian pasien positif Covid-19 di Riau berjumlah menjadi dua. 
 
"Untuk Riau, total pasien positif terkena virus corona di Riau menjadi dua," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Covid-19, Achmad Yulianto, dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2020).
 
Sementara, juru bicara covid-19 Provinsi Riau Indra Yovi saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui perihal adanya tambahan pasien baru yang dinyatakan positif tersebut. 
 
Menurut Indra Yopi, jika memang benar adanya tambahan pasien position corona baru di Riau, pihaknya sudah menerima informasi resmi dari tim Gugus Tugas Covid-19. 
 
"Sampai saat ini saya belum menerima pemberitahuan resmi. Yang jelas sampai hari ini yang positif di Riau masih 1 orang," kata Indra Yopi. (MCR)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 6.800 Rapid Test Siap Dibagikan Untuk Kabupaten/Kota se-Riau

    PEKANBARU, Revolusi.co.id - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa sebanyak 6.800 Rapid test siap untuk dibagikan ke kabupaten/kota se Provinsi Riau.
  • Polresta Pekanbaru Semprot Disinfektan Pakai Drone di Pemukiman Padat Penduduk

    Revolusi.co.id - Polresta Pekanbaru melakukan penyemprotan cairan disinfektan menggunakan drone berukuran besar, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-1
  • Persiapan Gubri Terkait Pemulangan WNI Dari Malaysia Melalui Dumai

    PEKANBARU, Revolusi.co.id - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan bahwa pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada Malaysia akan melalui pelabuhan Dumai
  • Kantor Satpol PP Riau Dilempari Bom Molotov

    PEKANBARU, REVOLUSI.CO.ID - Kantor Satpol PP Provinsi Riau dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Pos penjagaan jadi sasaran pelaku pelemparan bom mol

  • KOMENTAR