Satu Oknum Polisi dan Kurir Divonis Mati

Rabu, 30 September 2020 13:56:00
BAGIKAN:
Pengadilan Negeri Klas 1 A Dumai Jatuhkan Vonis Mati Terdakwa Narkoba
Dumai (Revolusi.co.id) - Dua kurir narkoba jenis sabu seberat 10 Kg dan Extasi sebanyak 30.566 butir di vonis mati hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Dumai, pada Rabu (30/09/2020).
 
Vonis mati dijatuhkan Majelis hakim PN Klas 1A Dumai yang diketuai Alfonsus Nahak, hakim anggota Renaldo Tobing dan Abdul Wahab dua kurir narkoba jenis sabu dan Extasi atas nama Rapi Rahmat Hidayat oknum polisi dan Rizal.
 
Vonis mati terhadap dua terdakwa ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Priandi Firdaus dan Roslina.
 
Sementara dua terdakwa lain berperan sebagai sopir di vonis berbeda. Dimana Majelis hakim menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap terdakwa Hendra dan hukuman penjara selama 20 tahun terhadap terdakwa Riman. Sebelumnya Riman dituntut seumur hidup oleh JPU Priandi Firdaus.
 
JPU Priandi Firdaus mengatakan bahwa putusan terhadap ke empat terdakwa pihaknya menyatakan sikap pikir-pikir, menunggu salinan putusan terhadap terdakwa dari  PN Dumai, untuk diserahkan ke pimpinan Kejari Dumai.
 
"Salinan putusan terhadap keempat terdakwa nantinya akan diserahkan kepada pimpinan untuk menentukan sikap ke depan dalam mengambil upaya hukum terhadap putusan majelis hakim," tutur Priandi.
 
Priandi berharap putusan tersebut bisa menjadi contoh kepada masyarakat dan dapat menimbulkan efek jera.
"Agar Kota Dumai bersih dari narkoba," harap dia.
 
Empat terdakwa sebelumnya diamankan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) membawa 10 Kg sabu dan 30.566 Extasi di depan Alfamart Jalan Gatot Soebroto, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, pada Senin (17/02/2020) silam.
 
Barang bukti narkoba dengan jumlah besar tersebut rencananya akan dibawa para pelaku ke Sumatera Utara.
 
 
 
 
Penulis: chan
 
BAGIKAN:
KOMENTAR