Mudik ke Inggris?”: Kelakar Ahmad Luthfi Saat Lepas Bus Manchester United di Mudik Gratis Jateng

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, REVOLUSI.co.id– Suasana pelepasan Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (16/3/2026), mendadak riuh.

Bukan karena kemacetan, melainkan karena tawa pecah saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menemukan sebuah bus “nyasar” di antara ratusan armada lainnya.

​Bus tersebut bukan sembarang bus. Dengan livery merah menyala khas klub raksasa Inggris, Manchester United (MU), armada milik Jasa Raharja ini sukses mencuri perhatian sang Gubernur.

​Mantan Kapolda Jateng tersebut tampak terkejut sekaligus terhibur. Sambil tersenyum, Luthfi langsung menyinggung performa tim berjuluk The Red Devils yang baru saja meraih kemenangan 3-1 di Liga Premier Inggris malam sebelumnya.

​“Bus MU? Heh, semalam MU habis menang 3-1 nih. Ini busnya ke Jateng? Jangan-jangan ini mudiknya ke Inggris,” kelakar Luthfi yang disambut gelak tawa para kru dan pemudik.

​Tak sekadar bercanda dari luar, rasa penasaran membawa Luthfi naik ke dalam bus tersebut. Di hadapan sopir dan penumpang yang didominasi pedagang kaki lima hingga mahasiswa, ia kembali melempar banyolan: “Ini mudiknya ke mana? Jangan-jangan ke Manchester,” ujarnya yang lagi-lagi membuat suasana kabin menjadi cair dan penuh tawa.

​Faktanya, bus “Setan Merah” ini tidak akan menyeberangi Samudra Atlantik, melainkan membawa para perantau pulang ke Kabupaten Tegal.

​Di salah satu baris kursi, nampak senyum sumringah dari para penumpang yang merasa terhibur dengan candaan sang Gubernur. Salah satunya adalah Slamet (45), seorang pedagang nasi goreng asal Tegal yang sudah sepuluh tahun merantau di Jakarta.

​”Kaget juga tadi Pak Gubernur tiba-tiba naik dan nanya mau ke Manchester apa bukan,” ujar Slamet sambil terkekeh.

“Biarpun busnya gambar bola Inggris, yang penting tujuannya tetap ke Tegal. Saya sangat terbantu dengan mudik gratis ini, uangnya bisa buat beli baju baru anak-anak di kampung.
Rasanya lebih tenang kalau pulang bareng-bareng begini.”

​Senada dengan Slamet, seorang mahasiswi bernama Arini yang baru pertama kali ikut program ini merasa suasana keberangkatan tahun ini sangat berkesan.

​”Tadinya sempat tegang nunggu berangkat, tapi gara-gara bus MU ini jadi ramai. Lucu saja, berasa mudik eksklusif pakai bus klub bola dunia,” tambahnya.

​Pemprov Jateng secara total memberangkatkan 325 bus dari Jakarta yang mengangkut 16.186 pemudik menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Selain dari Jakarta, keberangkatan juga difasilitasi dari Bandung dengan 23 bus tambahan yang dilepas oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

​”Mudik Gampang, Balik Tenang”

​Total Armada (Jakarta-Bandung): 348 Bus

​Total Peserta: 16.000+ Orang

​Target: Perantau sektor informal (PKL, buruh, mahasiswa).

​Bentuk Nyata “Negara Hadir”

​Bagi Ahmad Luthfi, agenda ini bukan sekadar rutinitas transportasi tahunan, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya di perantauan.

​“Semua tumplek blek, kita openi (rawat) untuk meringankan beban masyarakat kita di perantauan. Ini adalah bentuk negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” tegas Luthfi sebelum melepas rangkaian bus tersebut. (**)

Rilis: Mulyadi tanjung
(Korkab Alfa center cilacap)

Berita Terkait

Tabrak Aturan Adat, Sikap  Pemda Bungkam  Dipertanyakan, Rekomendasi Tegas DPRD Pessel : Bongkar Atau Ubah Klenteng
​Masyarakat Desak Pemkab Pessel Bertindak Tegas: “Jangan Hanya Berteori di Media Sosial!”
Pererat Sinergi, Pemuda Pancasila Cilacap Hadiri Dialog “Ngopi Bareng” Kapolresta
​PROTES KERAS ELEMEN MASYARAKAT PESISIR SELATAN TERKAIT BANGUNAN MENYERUPAI KLENTENG DI PULAU CUBADAK
PMI Cilacap Jawab Kritik Transparansi: Audit Independen dan Aturan Hukum Jadi Landasan
Mandat Rakyat Bukan Cek Kosong: Menagih Tanggung Jawab Eksekutif dan Pengawasan Legislatif
Peringati Hari Lahir Pancasila, MPC Pemuda Pancasila Cilacap dan PT EDS Gelar Khitanan Massal Gratis
Soroti Antrean Obat dan Fasilitas Farmasi, Komisi D DPRD Cilacap Sidak RSUD Majenang

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 02:16 WIB

Tabrak Aturan Adat, Sikap  Pemda Bungkam  Dipertanyakan, Rekomendasi Tegas DPRD Pessel : Bongkar Atau Ubah Klenteng

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:07 WIB

​Masyarakat Desak Pemkab Pessel Bertindak Tegas: “Jangan Hanya Berteori di Media Sosial!”

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:49 WIB

​PROTES KERAS ELEMEN MASYARAKAT PESISIR SELATAN TERKAIT BANGUNAN MENYERUPAI KLENTENG DI PULAU CUBADAK

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:43 WIB

PMI Cilacap Jawab Kritik Transparansi: Audit Independen dan Aturan Hukum Jadi Landasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:43 WIB

Mandat Rakyat Bukan Cek Kosong: Menagih Tanggung Jawab Eksekutif dan Pengawasan Legislatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:41 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, MPC Pemuda Pancasila Cilacap dan PT EDS Gelar Khitanan Massal Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:37 WIB

Soroti Antrean Obat dan Fasilitas Farmasi, Komisi D DPRD Cilacap Sidak RSUD Majenang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

​PPNI Tegaskan Aksi Terkait Polemik Izin Rumah Ibadah Murni Gerakan Rakyat

Berita Terbaru